Cheng Beng-Paskah di Babel Berjalan Aman dan Lancar
- 07 Apr 2026 18:47 WIB
- Sungailiat
Poin Utama
- Cheng Beng dan Paskah di Babel
RRI.CO.ID. Pangkalpinang- Polda Kepulauan Bangka Belitung menyatakan perayaan Cheng Beng dan Paskah di Babel berjalan dengan aman, lancar dan kondusif.
Atas itu Kapolda Bangka Belitung Irjen Pol Viktor T. Sihombing mengapresiasi seluruh personel yang telah mengamankan seluruh tersebut. Apresiasi itu disampaikannya saat memimpin apel pagi di Mapolda, Senin 7 April 2026.
"Terimakasih kepada seluruh anggota dari Polda, Polres sampai Polsek jajaran yang ada di wilayah hukum kita (Polda Babel) atas pelaksanaan tugas yang sudah dilaksanakan dengan baik," ucap Viktor.
Menurut Viktor, keberhasilan tugas ini tidak terlepas dari adanya rasa simpati dan empati seluruh personel dalam menjalankan tugasnya terutama melayani setiap kegiatan masyarakat.
Sehingga, kata dia, hal itu langsung mendapatkan reaksi dan respon yang baik dari masyarakat terutama pada saat ziarah kubur perayaan chengbeng maupun ibadah di hari raya Paskah.
Ia berharap momen seperti ini bisa dimanfaatkan dan dilaksanakan dalam setiap pelaksanaan tugas untuk meningkatkan kepercayaan publik kepada Kepolisian khususnya Polda Babel.
"Polisi bekerja tidak hanya sekedar menjalankan tugas tapi diikuti dengan rasa simpati, empati dan penuh keikhlasan. Saya berharap penuh semua bisa dilaksanakan lebih baik dan kedepannya Polda Babel tetap menjadi tumpuan masyarakat dalam menjaga harkamtibmas dan kegiatan masyarakat lainnya," ujarnya.
Selain itu, ia juga mengingatkan kepada personel dalam waktu dekat akan menyambut Hari Bhayangkara yang puncaknya pada 1 Juli mendatang.
Ia meminta agar seluruh personel dapat memanfaatkan dan menjadikan momentum itu untuk bisa berinteraksi dengan masyarakat yang menjadi bagian dari pelaksanaan tugas Polri.
"Saya minta, jadikan momentum yang baik menjelang HUT kita dengan perilaku-perilaku kita yang bisa menjadi tauladan didalam masyarakat. Mungkin banyak kekurangan kita tapi Saya yakin dan percaya kita harus bisa mengisi kekurangan itu dengan tugas yang lebih baik," ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, Perayaan Cheng Beng atau sembahyang kubur dilaksanakan di Tempat Pemakaman Umum Sentosa, Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Sejak Minggu subuh, warga mulai berdatangan di kawasan pemakaman, untuk melakukan prosesi sembahyang, hingga dengan waktu matahari terbit.
Di lokasi makam keluarga atau leluhur, warga menyalakankan doa, dan juga membawa lilin, dupa, serta berbagai sajian di makam. Sajian terdiri dari berbagai jenis buah, daging, dan kelengkapan lainnya dihadirkan di atas makam.
Salah seorang warga asal Tangerang, Luna, mengatakan, setiap tahun ia selalu menyiapkan waktu untuk merayakan sembahyang kubur di makam ayahnya. Tidak hanya untuk mengunjungi pemakaman, momen Cheng Beng juga dimanfaatkan untuk mudik dan berkumpul bersama keluarga besar.
Budayawan dan sejarawan Bangka Belitung, Akhmad Elvian, yang ikut hadir ke lokasi TPU Sentosa, mengatakan, tradisi Cheng Beng telah berlangsung sejak lama dan berkelanjutan warga Tionghoa, serta digelar di kompleks pemakaman terbesar di Asia Tenggara itu.
Diperkirakan ada sekitar tiga belas ribu lebih makam di TPU Sentosa, di lahan seluas dua puluh ribu hektar yang menjadi lokasi perayaan sembahyang kubur.
“Wilayah (makam) sekitarnya juga mereka bersihkan dan rapikan. Nah itu disebut dengan Cheng (artinya) membersihkan. Nah puncaknya itu Beng, Beng itu artinya terang (fajar)," kata Elvian.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....