Anggota DPR RI Minta Masyarakat Tak Panik soal BBM
- 06 Mar 2026 23:44 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Pangkalpinang- Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Rudianto Tjen, meminta masyarakat tidak panik terkait ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) menjelang Idulfitri, karena stok BBM di wilayah Bangka Belitung saat ini dipastikan dalam kondisi aman bahkan melebihi kebutuhan normal.
Hal itu disampaikan Anggota Komisi I DPR RI itu saat kegiatan buka puasa bersama dengan wartawan di Pangkalpinang, Jumat 6 Maret 2026.
Ia menegaskan, pemerintah bersama Pertamina telah menyiapkan langkah antisipatif untuk memastikan ketersediaan BBM tetap terjaga selama periode mudik dan perayaan Lebaran.
“Saya minta masyarakat tidak perlu panik. Stok BBM di Bangka Belitung saat ini bahkan melebihi dari biasanya. Pertamina sudah diminta menyiagakan pasokan yang cukup untuk kebutuhan transportasi dan rumah tangga selama masa Lebaran,” ujar Rudianto.
Menurut Politisi senior PDI-P ini, lonjakan konsumsi BBM saat momen Lebaran memang menjadi perhatian serius, terutama karena meningkatnya mobilitas masyarakat baik untuk mudik, aktivitas ekonomi, maupun kebutuhan rumah tangga.
Untuk itu, ia mengatakan pihaknya juga telah melakukan komunikasi dengan berbagai pihak guna memastikan distribusi BBM di lapangan berjalan lancar dan tidak menimbulkan antrean panjang di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).
Rudianto menambahkan, koordinasi juga dilakukan dengan DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung agar pengawasan terhadap distribusi BBM dapat berjalan maksimal.
“Saya juga sudah berkomunikasi dengan Ketua DPRD Provinsi Bangka Belitung untuk sama-sama mengawal distribusi BBM ini. Tujuannya agar tidak terjadi kelangkaan yang bisa memicu antrean panjang di SPBU,” katanya.
Ia berharap masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan, karena hal tersebut justru dapat memicu kepanikan di tengah masyarakat.
“Yang penting masyarakat tetap tenang dan menggunakan BBM sesuai kebutuhan saja. Pemerintah dan Pertamina sudah menyiapkan stoknya, jadi tidak perlu khawatir,” ujarnya.
Terpisah, Pemuda Muhammadiyah Kota Pangkalpinang mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik terhadap isu potensi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang berkembang akibat dinamika geopolitik di Timur Tengah, khususnya terkait kabar penutupan jalur pelayaran Selat Hormuz.
Organisasi kepemudaan ini menilai informasi yang beredar perlu disikapi secara bijak agar tidak menimbulkan kepanikan yang justru berpotensi memicu penimbunan dan mengganggu distribusi energi di daerah.
Wakil Ketua Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral Pemuda Muhammadiyah Kota Pangkalpinang, Himbauan Ramadhan, yang menegaskan, pemerintah pusat telah memberikan penjelasan terkait kondisi cadangan energi nasional.
Ia menyebut masyarakat tidak perlu khawatir karena pemerintah telah memastikan stok BBM nasional, termasuk untuk wilayah Bangka Belitung, dalam kondisi aman dan terkendali.
“Sejumlah pejabat negara termasuk Ketua Komisi XII DPR RI telah menyampaikan bahwa ketersediaan energi nasional saat ini masih dalam kondisi stabil. Hal tersebut menunjukkan pemerintah telah melakukan langkah antisipatif terhadap berbagai dinamika geopolitik global yang dapat mempengaruhi distribusi energi dunia,” kata Ramadhan.
Ketua Pemuda Muhammadiyah Kota Pangkalpinang, Jazzkyanda, turut mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan penimbunan BBM yang dapat merugikan kepentingan publik. Ia meminta aparat penegak hukum dan instansi terkait meningkatkan pengawasan terhadap distribusi BBM agar tidak dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk mencari keuntungan pribadi.
“Pemuda Muhammadiyah Kota Pangkalpinang meminta aparat berwenang, termasuk kepolisian dan instansi terkait, meningkatkan pengawasan terhadap distribusi BBM guna mencegah praktik penimbunan yang merugikan masyarakat,” ujar Jazzkyanda.