Hadapi Ramadan-Lebaran, DPRD Minta Pertamina Jamin Stok Elpiji
- 12 Feb 2026 16:33 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Pangkalpinang-Komisi II DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung meminta Pertamina untuk memastikan ketersediaan pasokan gas LPG tetap aman menghadai bulan Ramadan hingga Hari Raya Idulfitri.
Hal ini menyusul rentetan momen hari besar seperti Ramadan, Imlek, dan Lebaran yang memicu peningkatan konsumsi di masyarakat.
Sekretaris Komisi II DPRD Babel, Elvi Diana, menekankan pentingnya pembagian gas elpiji yang proporsional agar kebutuhan rumah tangga tidak terpinggirkan oleh serapan pelaku usaha yang besar. Selain itu, ia kembali mengingatkan regulasi mengenai penggunaan gas subsidi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).
Ia juga menyoroti ketidaksesuaian data penerima subsidi di tingkat agen dan pangkalan. Elvi menyebutkan, fakta data lama masih sering digunakan, termasuk data warga yang sudah meninggal dunia.
Ia meminta, pemerintah daerah agar dapat mensinkronisasi data antara pemerintah dan agen/pangkalan distribusi.
"Data itu sangat vital. Jika data di tingkat RT hingga Kecamatan sinkron dengan Capil, maka agen dan pangkalan tahu persis siapa yang berhak mendapatkan LPG 3 kg," ujarnya
Sebelumnya, Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) menegaskan kondisi penyaluran LPG saat ini telah kembali berjalan normal dan terkendali. Sebelumnya, penyaluran LPG sempat mengalami gangguan akibat faktor cuaca yang memengaruhi kelancaran distribusi, khususnya pada jalur pengiriman laut.
Namun, pasca kondisi cuaca berangsur membaik, Pertamina Patra Niaga telah melakukan percepatan penyaluran dan optimalisasi distribusi sehingga pasokan LPG di Bangka Belitung kini berada dalam kondisi aman.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, mengatakan, Pertamina telah mengambil berbagai langkah penguatan distribusi sebagai respons atas dinamika yang terjadi di lapangan.
“Selain mengantisipasi dampak cuaca, kami juga meningkatkan pengawasan di tingkat agen dan pangkalan. Koordinasi dengan pemerintah daerah serta aparat terkait terus dilakukan untuk memastikan distribusi LPG subsidi 3 kg berjalan lancar, tertib, dan tepat sasaran,” ujar Rusminto.
Terkait isu pembelian ganda dan praktik titip tabung yang beredar di masyarakat, Pertamina Patra Niaga menegaskan bahwa LPG subsidi 3 kg diperuntukkan bagi konsumen yang berhak dan harus dibeli sesuai ketentuan.
Praktik pembelian berulang oleh pihak yang sama maupun penitipan tabung untuk tujuan penimbunan berpotensi mengganggu kelancaran distribusi dan merugikan masyarakat lain yang membutuhkan.
“Pertamina mengimbau agar masyarakat membeli LPG 3 kg sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian berlebihan, termasuk dengan cara titip tabung. Kami bersama pemerintah daerah dan aparat akan terus melakukan pengawasan untuk mencegah penyalahgunaan LPG subsidi,” katanya.
Pertamina Patra Niaga juga menegaskan bahwa pembelian LPG subsidi 3 kg hanya dilakukan di pangkalan resmi Pertamina yang tersebar di setiap desa dan kelurahan, sehingga masyarakat memperoleh harga sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.
“Sebagai bagian dari upaya mendukung ketepatan sasaran subsidi, Pertamina Patra Niaga kembali mengimbau masyarakat yang tergolong mampu untuk menggunakan LPG non subsidi Bright Gas ukuran 5,5 kg dan 12 kg, agar distribusi LPG subsidi 3 kg dapat lebih optimal bagi masyarakat yang berhak,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....