Menara Suar Tanjung Kalian

  • 15 Mei 2024 22:20 WIB
  •  Sungailiat

KBRN, Bangka Barat : Menara Suar (mercusuar) Tanjung Kalian, Mentok, Kabupaten Bangka Barat, sebuah bangunan bersejarah yang dibangun pada era kolonial Belanda tepatnya tahun 1862.

Berdasarkan penuturan Staf Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Barat, Ferhad Irvan, tepi Pantai Tanjung Kalian dipilih sebagai lokasi oleh Belanda, karena letaknya sangat strategis di bagian barat Pulau Bangka dan langsung menghadap Kuala Sungsang, sehingga mudah di lihat dari berbagai arah, terutama kapal-kapal yang melintasi Selat Bangka.

Sejatinya bangunan yang sudah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia ini sudah berdiri sebelum tahun 1862, dan terbuat hanya dari kerangka besi, dan tidak terlalu tinggi seperti tampak sekarang.

Dan di tahun 1862, Banka Tin Winning (BTW), sebuah perusahaan tambang timah milik Belanda, mengganti kerangka besi dengan desain baru yang lebih tinggi, kokoh, dan permanen, dengan rancangan oleh arsitek dari Inggis yang tak diketahui namanya.

Setelah ‘dipermak’ Belanda, menara suar pun berbentuk lingkaran yang semakin ke atas semakin mengecil, dengan jendela berdaun ganda di sekeliling dinding bawahnya, seperti yang nampak sekarang.

Kawasan Menara Suar Tanjung Kalian ini dilindungi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya, dan juga Keputusan Bupati Bangka Barat Nomor 188.45/585/2.16.1.1/2018 tentang Penetapan Bangunan Mercusuar Tanjung Kalian sebagai Bangunan Cagar Budaya.

Salah satu dari 24 bangunan cagar budaya di Bangka Barat itu sejak lama memang telah menjadi salah satu tujuan favorit wisatawan yang berkunjung ke Mentok.

Menara Suar Tanjung Kalian menjadi bukti nyata, saksi sejarah yang menyelimuti perjalanan bangsa di masa bercokolnya Belanda di Tanah Bangka. Dan hingga kini tetap berdiri kokoh. (Van)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....