Jaga Sungai Jaga Masa Depan, Generasi Muda Diajak Selamatkan Sungai Babel

  • 24 Agt 2026 13:29 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat - Status Bangka Belitung sebagai daerah tambang dinilai terus menggesek fungsi sungai. Sedimentasi akibat limbah tambang membuat daya tampung sungai berkurang dan rawan banjir.

Hal itu mengemuka dalam dialog interaktif RRI Sungailiat di SMK Negeri 2 Sungailiat dengan tema "Jaga Sungai, Jaga Masa Depan".

Para narasumber sepakat, kerusakan sungai sudah sampai tahap mengkhawatirkan. Karena itu generasi muda diajak jadi garda depan menjaga sungai.

PLH Kepala BPDAS Baturusa Cerucuk, Arief Sudarmanto mengatakan penampakan air sungai saat ini sudah keruh.

"Harusnya penambangan boleh, namun harus juga mengikuti akidah lingkungan. Limbah tambang jangan langsung dialirkan ke sungai. Adanya sedimentasi merubah daya tampung sungai sehingga pas hujan bisa menyebabkan banjir, termasuk biodiversity rusak," ujarnya.

Senada, Ketua Bangka Flora Society, Dian Rossana Anggraini mengajak masyarakat menerapkan "akidah lingkungan".

"Kita hendaknya memandang sungai sebagai sumber kehidupan dan tempat biodiversity. Sekarang kualitas sungai kita, jangankan untuk minum, untuk mandi saja kita sudah ngeri," kata Dian.

Kepala SMK N 2 Sungailiat, H. Tego menyebut sekolah sudah mengedukasi lewat mapel IPAS, ekstrakurikuler PMR, Pramuka, dan kegiatan bersih-bersih sungai di Pelabuhan dan Parit Pekir.

"Semoga ini tertanam dan diaplikasikan dalam kehidupan," ucapnya.

Dialog dipandu presenter pemuda peduli lingkungan, Arinda Unigraha.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....