Hadirkan Energi Bersih, GEET Pulau Rengit Belitung Resmi Beroperasi
- 24 Agt 2026 05:58 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Pangkalpinang - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) bersama PT PLN (Persero) menghadirkan Green Energy Ecosystem Technopark (GEET) Pulau Rengit Belitung sebagai langkah nyata menghadirkan energi bersih sekaligus membuka peluang pengembangan ekonomi masyarakat di wilayah kepulauan.
GEET Pulau Rengit diresmikan dan diluncurkan di Kabupaten Belitung, Sabtu, 22 Agustus 2026 kemarin, oleh Gubernur Babel Hidayat Arsani. Kehadiran ekosistem energi bersih ini menjawab tantangan keterbatasan pasokan listrik yang sebelumnya dihadapi masyarakat Pulau Rengit, sekaligus mendukung kebutuhan energi untuk aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.
“Bagi kami, ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur kelistrikan. Ini adalah langkah nyata menghadirkan energi bersih di wilayah kepulauan, sekaligus menjawab tantangan pemenuhan energi di pulau-pulau kecil,” ujar Gubernur Hidayat Arsani, dalam keterangan yang diterima RRI, Minggu, 23 Agustus 2026.
Kehadiran GEET memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Pasokan listrik yang sebelumnya terbatas kini dapat tersedia selama 24 jam dengan energi yang lebih bersih dan rendah emisi. Kondisi tersebut juga membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan aktivitas ekonomi, termasuk nelayan melalui pemanfaatan cold storage serta pemanfaatan lahan dengan konsep agrovoltaic.
Dewan Energi Nasional mengapresiasi kolaborasi PLN dan pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan energi, termasuk di wilayah 3T dan pulau-pulau yang tersebar. “Ini menjadi contoh nyata bagaimana ketahanan energi daerah dapat mendukung ketahanan energi nasional,” ujar Dewan Energi Nasional RI, Sripeni.
Sementara itu, Direktur Teknologi, Engineering, dan Keberlanjutan PT PLN (Persero), Edwin Nugraha Putra menilai pembangunan energi hijau di Pulau Rengit memiliki dampak yang lebih luas. "Jadi tidak hanya berdampak positif bagi pemenuhan kebutuhan listrik masyarakat, tetapi juga bagi pengembangan sektor ekonomi," ucap Edwin. (Ril)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....