Program Gas Kieta di Bangka: Ajarkan Anak Pilah Sampah sejak SD

  • 14 Agt 2026 15:34 WIB
  •  Sungailiat

RRI,CO,ID, Bangka - Masih banyak anak sekolah yang belum terbiasa memilah sampah dari sumbernya. Menjawab persoalan itu, Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Pendidikan Kabupaten Bangka meluncurkan program Gerakan Aksi Sekolah Komunikasi dan Edukasi Tata Kelola Sampah (Gas Kieta).

Program ini menyasar pelajar SD, SMP, hingga SMA sederajat di seluruh Kabupaten Bangka.

Kepala DLH Bangka, Boy Yandra, mengatakan anak-anak sejak dini diajarkan membedakan sampah bernilai ekonomis dan sampah basah.

"Jadi anak kita dari kecil sudah kita didik dia bagaimana memilah sampah itu dengan baik dan bagaimana mengetahui sampah yang bernilai ekonomis. Kalau ekonomis kita pisahkan ya kemudian yang basah baru kita buang, dan ekonomis bisa kita simpan di sekolah nanti pihak dinas lingkungan hidup akan mengambil dan akan membayar berapa kilonya. Hasil sampah yang dijual itu menjadi tabungan sekolah yang bersangkutan," kata Boy Yandra, Jum'at 14 Agustus 2026.

Ia menilai, jika sampah dikelola dengan bijak, selain menciptakan lingkungan bersih dan sehat, juga bisa memberi kontribusi ekonomi.

Guru SD Negeri di Sungailiat, Netty, menyambut baik program tersebut.

"Menanamkan kesadaran kepada anak-anak sejak dini itu sangat baik sekali, apalagi yang berkaitan dengan lingkungan. Dengan begini mereka jadi mengetahui cara memilih sampah dari sumbernya," ucap Netty.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....