Kantor Bahasa: Jaga Etika Berbahasa di Ruang Publik meski Dengan Teman Dekat

  • 31 Jul 2026 22:03 WIB
  •  Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungaiiliat – Meski teman dekat, masyarakat diminta tetap menjaga etika berbahasa di ruang publik. Jangan menyamakan bahasa pergaulan dengan norma umum.
Hal itu disampaikan Kepala Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Afriyendy Gusti, dalam dialog Jaringan Nasional RRI Pro4 Suara Budaya Nusantara dari Studio Pro4 RRI Sungailiat, Jumat, 31 Juli 2026.

Pernyataan itu menjawab pertanyaan pendengar asal Jakarta, Taher, soal sapaan akrab yang dinilai tidak pantas di tempat umum.

"Bagaimana kita menyikapi gaya komunikasi dua sahabat dekat yang jika bertemu menyapa menggunakan bahasa yang bagi masyarakat umum tidak pantas?" tanya Taher melalui sambungan telepon.
Afriyendy menambahkan kedekatan hubungan emosional tidak boleh mengabaikan etika lingkungan sosial.
"Ada anggapan bahwa semakin dekat seseorang atau antarindividu maka akan semakin ekspresif, tapi harus ingat itu hanya disepakati dalam konteks tertentu," ujar
Afriyendy Gusti dari meja narasumber studio.
Ia mengingatkan agar masyarakat cerdas memilah. Gunakan bahasa kelompok hanya di lingkup privat. Sementara di tempat umum, hormati norma yang berlaku.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....