Pengisian Gerai Kopdes Merah Putih di Babel Tunggu Arahan Pusat

  • 18 Jun 2026 14:37 WIB
  •  Sungailiat
Poin Utama
  • Kopdes Merah Putih di Babel

RRI.CO.ID, Pangkalpinang- Koperasi Merah Putih di Babel rampung dibangun, namun belum beroperasi. Operasional gerai menunggu instruksi pusat.

Kepala Diskop UKM Bangka Belitung, Ari Primajaya, mengatakan, total 60 gerai yang selesai itu, belum resmi diserahkan ke kementerian terkait.

"Saat ini proses pengisian gerai belum ada yang berjalan karena tahapannya belum diserahkan ke Kementerian Koperasi. Proses pembangunan fisik di lapangan saat ini masih dilakukan oleh PT Agrinas," kata Ari, Kamis 18 Juni 2026.

Mengenai target waktu operasional, Ari mengatakan, agenda pengisian gerai tersebut baru akan diputuskan setelah seluruh rangkaian pembangunan fisik di seluruh Indonesia dinyatakan final. Rencananya, program berskala nasional ini akan diluncurkan langsung oleh Kepala Negara.

"Kemungkinan setelah final semuanya. Nanti Bapak Presiden akan me-launching program ini, jika tidak salah di bulan Agustus mendatang, bersama dengan puluhan ribu gerai lain di seluruh Indonesia. Setelah itu, baru pusat yang menentukan kapan pengisian gerai-gerai tersebut dimulai," katanya.

Meskipun infrastruktur fisik gerai belum ditempati secara resmi, Diskop UKM Babel memastikan persiapan dari sisi Sumber Daya Manusia (SDM) dan manajemen pengelolaan sudah berjalan matang. Para pengurus dan pengelola koperasi dipastikan telah melewati rangkaian pembinaan. “Kalau untuk pelatihan SDM, semuanya sudah ikut dan sudah siap," ucap Ari.

Bahkan, Ari menambahkan, beberapa koperasi yang menjadi bagian dari program ini sebenarnya sudah memulai aktivitas operasional mereka di tingkat bawah, meski harus memanfaatkan fasilitas atau ruang pelayanan sementara.

"Ada beberapa koperasi yang sebenarnya sekarang sudah jalan operasinya, tetapi memang belum menempati bangunan gerai yang baru. Sementara ini aktivitas mereka masih berjalan, misalnya di kantor kelurahan setempat atau tempat sejenis itu," ucapnya

Dari pemberitaan RRI.CO.ID Pusat Pemberitaan, Presiden Prabowo Subianto meminta penyaluran kredit berbunga murah diperluas hingga tingkat desa melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Presiden menilai akses pembiayaan yang terjangkau penting untuk membantu pelaku usaha kecil dan masyarakat desa.

“Melalui Koperasi Merah Putih ini. Nanti juga kita salurkan nanti kredit-kredit murah untuk rakyat,” kata Presiden saat meresmikan operasionalisasi 1.061 Kopdes Merah Putih di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu, 16 Mei 2026.

Presiden mencontohkan program kredit super mikro Mekaar milik PT Permodalan Nasional Madani (PNM) yang bunganya berhasil ditekan hingga di bawah 10 persen. Menurut Presiden, pemerintah sengaja menurunkan bunga kredit agar masyarakat kecil memperoleh akses pembiayaan yang lebih adil.

“Tadinya bunganya 24 persen. Saya perintahkan harus turun di bawah 10 persen, akhirnya jadi 8 persen,” ujar Presiden.

Presiden menilai selama ini pelaku usaha kecil justru sering menerima bunga kredit lebih tinggi dibanding pengusaha besar. Karena itu, pemerintah ingin mengubah pola pembiayaan agar lebih berpihak kepada masyarakat kecil.

“Masa pengusaha besar dapat 9 persen, emak-emak di kampung dapat 24 persen. Enggak benar itu, kita ubah,” ucap Presiden.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....