Ubah Stigma Bertani, Pemuda Bangka Didorong Manfaatkan Beasiswa
- 11 Jun 2026 01:14 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat – Minat kaum muda bertani minim jadi tantangan swasembada pangan daerah. Krisis regenerasi petani ini disorot masyarakat.
"Banyak generasi muda yang kurang tertarik terjun ke sektor pertanian," keluh Deri salah satu pendengar Pro 1 RRI Sungailiat.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Bangka yakni Subhan, membenarkan fenomena tersebut. Hal ini disampaikannya dalam program siaran Dialog Ketahanan Pangan pada Selasa, 9 Juni 2026.
"Anak muda menganggap pertanian itu kotor, berkeringat, berbau, dan butuh waktu lama," jelas Subhan.
Menyikapi masalah krisis regenerasi tersebut, pemerintah daerah terus menyosialisasikan program pendidikan gratis. Dukungan anggaran pendidikan ini difasilitasi langsung oleh pemerintah pusat.
"Saat ini masih dibuka ruang pendaftaran beasiswa kelapa sawit dari pemerintah pusat," tambahnya.
Program beasiswa tersebut menyediakan kuota sebanyak lima ribu orang untuk seluruh wilayah Indonesia. Anak-anak petani di Kabupaten Bangka didorong untuk ikut mendaftar.
Ilmu teknologi perkebunan yang didapatkan mahasiswa nantinya diyakini sangat aplikatif. Pengetahuan tersebut bisa diterapkan langsung untuk memajukan sektor tanaman pangan daerah.
"Ini sebenarnya peluang bisnis luar biasa karena usaha pangan itu berkelanjutan," pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....