Bateng Dijadikan Sentra Pengembangan Bawang Merah & Cabai di Bangka Belitung
- 31 Mei 2026 18:50 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Bangka Tengah - Kabupaten Bangka Tengah menjadi sentra strategis dan klaster pengembangan komoditas holtikultura, khususnya bawang merah dan cabai di Kepulauan Bangka Belitung, sesuai Surat Keputusan Kementerian Pertanian.
"Karena itu, kami mengajak langsung Kepala Dinas Pertanian Provinsi Bangka Belitung untuk mendukung Kabupaten Bangka Tengah dalam pengembangan tanaman bawang merah dan cabai,” katanya, dalam keterangan yang diterima RRI, Minggu, 31 Mei 2026.
Lanjut Algafry, komoditas bawang merah dan cabai dipusatkan pengembangannya di Kecamatan Lubuk Besar, khususnya Desa Lubuk Pabrik.
"Dua komoditas ini memang kami pusatkan di wilayah Lubuk Besar, terutama Lubuk Pabrik, untuk terus dikembangkan," ucapnya.
Menurut Algafry, pertanian bawang merah di Desa Lubuk Pabrik telah beberapa kali melakukan panen dan dijadwalkan kembali panen pada 8 Juni 2026.
"Bawang merah di sini sudah beberapa kali panen dan akan kembali panen pada 8 Juni nanti. Dinas Provinsi juga sudah melihat langsung potensi bawang merah di daerah ini,” ujarnya.
Sementara, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kurniawan, mengatakan pihaknya akan terus mendukung para petani di Dusun C2, khususnya dalam penyediaan sarana pertanian agar produksi bawang merah dan cabai dapat meningkat secara optimal.
“Kami sangat mendukung peningkatan potensi pertanian di daerah ini, terutama bawang merah dan cabai. Kami juga akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat maupun Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah untuk membantu petani meningkatkan produksinya,” ujarnya. (Ril)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....