Yayasan Pejuang Empat Dara Perluas Layanan MBG di Beltim
- 09 Mei 2026 16:06 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Belitung Timur -Yayasan Pejuang Empat Dara kembali memperluas layanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Belitung Timur dengan menghadirkan dua dapur baru. Kehadiran dua dapur tersebut menambah kapasitas pelayanan MBG sekaligus memperluas jangkauan penerima manfaat di wilayah Kecamatan Manggar.
Dua dapur tersebut dijadwalkan mulai beroperasi pada Senin, 11 Mei 2026. Pada tahap awal, masing-masing dapur akan melayani sekitar 1.050 penerima manfaat sebelum nantinya ditingkatkan hingga mencapai 2.500 penerima manfaat per dapur.
Pemilik Yayasan Pejuang Empat Dara, Hana Lareina Aflah, mengatakan perluasan layanan tersebut merupakan bagian dari komitmen yayasan dalam mendukung program MBG di Belitung Timur. Menurutnya, kesiapan dapur menjadi hal penting untuk memastikan distribusi makanan bergizi berjalan lancar dan aman dikonsumsi.
Ia menjelaskan, pengawasan terhadap bahan baku hingga proses pengolahan makanan dilakukan secara ketat. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi agar tidak terjadi persoalan dalam penyajian makanan bagi para penerima manfaat.
“Kita pilih supplier yang jelas legalitas dan kualitasnya. Setelah bahan datang juga dicek lagi oleh QC di dapur supaya kualitas makanan tetap aman. Jadi kami benar-benar berusaha agar tidak ada masalah dalam penyajian makanan,” kata Hana, Sabtu 9 Mei 2026.
Selain memperhatikan kualitas makanan, yayasan juga mulai menyiapkan sistem pelayanan yang lebih luas. Saat ini Yayasan Pejuang Empat Dara telah memiliki lima dapur MBG, termasuk dua dapur baru yang berada di Manggar.
Salah seorang orang tua siswa penerima manfaat, Tasya, mengaku menyambut baik bertambahnya layanan dapur MBG di Belitung Timur. Menurutnya, program tersebut sangat membantu orang tua dalam memenuhi kebutuhan makanan bergizi anak-anak di sekolah.
“Alhamdulillah sangat terbantu, apalagi anak-anak jadi lebih semangat sekolah. Kami berharap program ini terus berjalan dan kualitas makanannya tetap terjaga,” ujarnya.
Program tersebut diharapkan tidak hanya mendukung pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi warga sekitar melalui keterlibatan pemasok bahan pangan lokal.
“Semoga semuanya berjalan lancar dan bisa membantu perekonomian masyarakat sekitar juga,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....