APDESI Akui Pemdes Kesulitan Penuhi Lahan Kopdes Merah Putih
- 13 Apr 2026 13:56 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Bangka - Pemerintah Desa (Pemdes) alami kendala penyediaan lahan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.
Hal itu turut diakui Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Bangka, Syaiful Ahyar.
"Pemerintah Desa (Pemdes) memang menghadapi kendala dalam penyediaan lahan untuk program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Persyaratannyaukuran lahan itu antara 1.000 hingga 1.500 meterpersegi, sementara kalau aset lahan di desa kebanyakan tidak mencukupi ya," kata Syaiful Ahyar, kepada RRI.CO.ID,di Kantor Desa Aik Duren, Kecamatan Pemali, Senin, 13 April 2026.
Lahan 1.000-1.500 meterpersegi itu dijelaskannya dibutuhkan sebagai lokasi membangun kantor, gerai, dan gudang kopdes Merah Putih.
"Ini yang seringkali sulit dipenuhi di desa yang penduduknya padat atau minim aset desa," ujarnya.
Sementara salah seorang warga Desa Aik Duren, Pemali, Luken mengaku sangat mendukung dibangunnya kopdes Merah Putih. Adanya Kopdes Merah Putih diyakininya akan sangat membantu perekonomian di pedesaan.
"Kita ingin secepatnya dibangun ya Koperasi Merah Putih ini. Ini sangat baik bagi warga pedesaan, semoga ekonomi warga desa juga semakin baik, dan pengelolaan koperasi juga dapat dijalankan dengan baik demi kesejahteraan masyarakat desa," ucapnya.
Berdasarkan data hingga akhir tahun 2025, dari 75.266 desa se-Indonesia, hingga akhir 2025 baru sekitar 5.339 desa (7%) yang mendata aset lahan mereka, dan belum tentu sesuai kriteria.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....