Material Tambang Belitung Disulap Menjadi Karya Seni Global
- 17 Feb 2026 08:34 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Tanjungpandan - Maestro Lukis Mansyur Mas’ud menghidupkan kembali gairah seni rupa di Gedung Nasional Tanjungpandan melalui pameran inovatif berbahan timah dan kaolin. Kegiatan pameran lukisan yang dibuka langsung oleh Bupati Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat, ini sukses terlaksana berkat dukungan penuh Dewan Kesenian Belitung yang membantu dan mengawal seluruh tahapan suksesi acara. Inisiatif tersebut menjadi momentum penting dalam memperkenalkan kekayaan material lokal Belitung sebagai media seni berkelas dunia kepada generasi muda.
Mansyur Mas'ud mengungkapkan kegembiraannya dapat kembali berkarya di gedung bersejarah tersebut setelah 40 tahun silam. Ia mengenang masa tahun 1984 saat tempat ini menjadi lokasi pameran bagi mahasiswa yang kini telah menjadi pelukis internasional. “Ini kembali ke semangat juang orang-orang tempo dulu untuk mengangkat negara dari aspek seni dan budayanya,” ujar Mansyur dalam sesi interaktif bersama RRI Belitung, Senin (16/02/2026).
| Baca juga: Kebudayaan Aset Penting Pembangunan |
Menurut Mansyur, pemilihan timah dan kaolin merupakan representasi kekayaan alam lokal yang diangkat menjadi medium seni sebagai identitas daerah. Konsep unik ini berhasil terpilih di tingkat kementerian melalui dukungan Dana Abadi Kebudayaan (Dana Indonesiana) dari ribuan usulan karena dinilai inovatif dalam memperkenalkan potensi daerah. “Daerah Belitung melimpah kaolin dan timah, dan dunia mengenal itu, itulah yang saya angkat menjadi bahan utama disulap untuk membuat sebuah karya lukis dan saya ajarkan tekhnik melukisnya kepada peserta workshop. Hasilnya untuk global, Ini dari Belitung untuk dunia," ucapnya menekankan kebanggaan lokal.
Fokus utama kegiatan ini adalah pembangunan karakter melalui workshop seni rupa yang diikuti oleh 60 siswa SMP dan SMA berbakat di Belitung. Mansyur menekankan pentingnya membangun jiwa nasionalisme pada generasi muda sebelum mereka menciptakan karya besar. Ia pun sangat mengapresiasi peran Dewan Kesenian Belitung yang sejak awal membantu dan mengawal seluruh proses teknis mulai dari persiapan, workshop, hingga puncak kegiatan yakni pameran lukisan yang diselenggarakan pada Minggu, 15 Februari 2026.
Bupati Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat, dalam sambutan pembukaan menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata transformasi ekonomi daerah dari sektor tambang ke kreatif. Beliau mendorong para seniman dan masyarakat untuk berani mengeksplorasi potensi baru yang lebih berkelanjutan. "Kita harus betul-betul bisa keluar perlahan tapi dengan kepastian mencari potensi pertumbuhan ekonomi daerah," tegas Bupati Djoni.
Lebih lanjut, Bupati berpesan agar generasi muda tidak takut bermimpi besar dan terus mengasah imajinasi mereka. Beliau menekankan bahwa kemajuan peradaban selalu dimulai dari keberanian bermimpi yang diwujudkan melalui kerja nyata secara kolektif. "Anak-anak jangan takut untuk bermimpi. Semua itu dimulai dari mimpi, seperti halnya teknologi hari ini yang dulu mungkin tidak pernah kita bayangkan," tuturnya.
Menutup rangkaian acara, Bupati Belitung mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga keaslian budaya serta kelestarian alam Belitung sebagai inspirasi seni. Ia berharap kolaborasi terus berlanjut guna mengharumkan nama daerah. "Pameran ini diharapkan menjadi tonggak lahirnya maestro-maestro baru yang mampu membawa nama Belitung ke tingkat internasional," pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....