Keluarga sebagai Sekolah Pertama Moderasi Beragama
- 10 Feb 2026 18:28 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat - Keluarga sebagai lingkungan terdekat dalam kehidupan individu memiliki peran penting sebagai sekolah pertama moderasi beragama guna menanamkan nilai toleransi, saling menghormati, dan sikap beragama yang seimbang sejak usia dini.
Moderasi beragama tidak hanya dibangun melalui ruang publik dan lembaga pendidikan formal, tetapi berakar kuat dari lingkungan keluarga. Pola asuh, komunikasi, serta teladan yang diberikan orang tua dinilai menjadi fondasi utama dalam membentuk cara pandang anak terhadap perbedaan keyakinan dan keberagaman di masyarakat.
Duta Inisiatif Indonesia 2025, Selli Rahmawati, mengatakan bahwa keluarga memiliki tanggung jawab besar dalam menanamkan nilai-nilai moderasi beragama sejak dini. Menurutnya, sikap saling menghargai perbedaan dapat dimulai dari hal-hal sederhana di rumah, seperti membiasakan dialog terbuka, menghindari ujaran kebencian, serta menanamkan empati dalam kehidupan sehari-hari.
“Anak belajar pertama kali tentang cara bersikap dan memandang perbedaan dari keluarga. Ketika keluarga mampu menjadi ruang yang aman dan inklusif, nilai moderasi beragama akan tumbuh secara alami,” ujar Selli Rahmawati saat memberikan tanggapan nya dalam acara spada prioritas nasional pro2 RRI Sungailiat.
Selli menambahkan, di tengah derasnya arus informasi digital, peran keluarga menjadi semakin strategis. Orang tua perlu membekali anak dengan pemahaman literasi digital agar mampu menyaring informasi keagamaan yang beredar di ruang maya serta tidak mudah terpengaruh oleh paham yang bersifat intoleran atau ekstrem.
"Keluarga memiliki peran yang sangat penting dalam menanamkan nilai moderasi beragama sejak dini. Sikap toleran dan saling menghormati akan lebih mudah tumbuh ketika anak dibiasakan melihat contoh nyata di lingkungan keluarga," ujar Dilla, pendengar Pro2 RRI Sungailiat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....