Budaya Lokal Jadi Kekuatan Ekonomi di Babel
- 02 Feb 2026 21:37 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat – Penguatan ekonomi kreatif berbasis budaya terus didorong sebagai salah satu upaya untuk menumbuhkan UMKM dan perekonomian masyarakat di Bangka Belitung. Berbagai program pembinaan dilakukan untuk mendorong pelaku usaha kreatif agar mampu mengembangkan produk berbasis kearifan lokal.
Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kota Pangkalpinang, yakni Susi Erawati, mengatakan bahwa ekonomi kreatif memiliki peran penting dalam menjaga nilai budaya sekaligus meningkatkan nilai ekonomi produk lokal.
“Pelaku ekonomi kreatif yang sudah terdata dan dibina bisa mendaftar terlebih dahulu kepada kami, supaya bisa mengikuti pembinaan dan pengembangan usaha,” ujar Susi dalam Dialog Interaktif UMKM Berbicara Pro 1 RRI Sungailiat.
Susi menjelaskan, pemerintah daerah juga tengah menyiapkan zona kreatif sebagai wadah bagi pelaku ekonomi kreatif untuk menampilkan karya dan produk mereka di berbagai sektor, seperti kuliner, kriya, fesyen, dan seni pertunjukan.
| Baca juga: Koperasi Desa Buka Peluang Usaha Warga |
Selain itu, pembinaan dilakukan secara berkelanjutan melalui pelatihan pengembangan produk, pengemasan, hingga pemasaran digital. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pelaku UMKM agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Dalam dialog tersebut, salah seorang pendengar Pro 1 RRI Sungailiat yakni Cika, menanyakan apakah ada kisah pelaku UMKM yang mengalami peningkatan usaha setelah mengikuti pembinaan ekonomi kreatif.
Menanggapi hal tersebut, Susi menyampaikan bahwa pembinaan yang dilakukan telah memberikan dampak bagi pelaku UMKM.
“Seperti kue Bonglipiang yang awalnya belum dikenal, setelah dibina bisa memiliki pasar yang lebih luas, bahkan diminati hingga tingkat kementerian,” ujar Susi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....