Pemudik Asal Basel Tertipu Calo Tiket di Pelabuhan Tanjung Kalian
- 20 Mar 2026 12:33 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Mentok - Seorang pemudik asal Bangka Selatan harus menelan pil pahit saat hendak melakukan perjalanan mudik melalui Pelabuhan Tanjung Kalian pada Senin 16 Maret 2026.
Ia dilaporkan gagal menyeberang setelah menjadi korban dugaan penipuan calo tiket, dengan kerugian mencapai jutaan rupiah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban awalnya membeli tiket dari seseorang di sekitar area pelabuhan, bukan melalui jalur resmi. Tawaran tersebut diduga membuat korban tergiur karena prosesnya dianggap lebih cepat dan praktis. Namun, tiket yang dibeli ternyata tidak valid, sehingga korban tidak dapat melanjutkan perjalanan.
Korban sempat tertahan di kawasan buffer zone Pantai Batu Rakit, menunggu kejelasan keberangkatan yang tak kunjung terjadi.
Menanggapi kejadian tersebut, Kapolres Bangka Barat, AKBP Pradana Aditya Nugraha, mengungkapkan bahwa terduga pelaku telah berhasil diamankan oleh jajaran Satreskrim dalam waktu singkat.
“Pelaku sudah diamankan kurang dari satu jam setelah kejadian. Namun, korban belum sempat membuat laporan resmi karena keburu menyeberang,” ujarnya, pada Kamis 19 Maret 2026.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya para pemudik, agar lebih waspada dalam membeli tiket penyeberangan. Pembelian disarankan dilakukan melalui jalur resmi seperti aplikasi Ferizy yang dikelola oleh ASDP.
"Masyarakat diminta tidak mudah percaya pada tawaran dari pihak yang tidak jelas, terutama di area pelabuhan yang ramai saat musim mudik," ucapnya.
Kapolres juga menegaskan bahwa pengamanan di kawasan pelabuhan telah ditingkatkan. Personel kepolisian disiagakan selama 24 jam di pos pelayanan dan pos terpadu guna memastikan kelancaran serta keamanan arus mudik dalam Operasi Ketupat Menumbing 2026
Sementara itu, guna menghindari penumpukan penumpang di Pelabuhan Tanjung Kalian, Mentok, PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bangka mengimbau para pengguna jasa penyeberangan agar datang ke pelabuhan dengan telah memiliki tiket sesuai jadwal keberangkatan.
General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bangka, Agustinus Cahyo, mengatakan bahwa kepemilikan tiket sebelum tiba di pelabuhan menjadi kunci utama dalam mengurai antrean penumpang, khususnya pada periode arus mudik.
“Jadi kita sama-sama datang sudah mempunyai tiket, kalau kita campur yang ada tiket dan yang tidak, itu akan menimbulkan penumpukan,” ujarnya, Rabu 18 Maret 2026.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....