Puncak Arus Mudik di Bandara Depati Amir Diprediksi 18 Maret

  • 17 Mar 2026 13:48 WIB
  •  Sungailiat
Poin Utama
  • Arus mudik leberan idulfitri di babel

RRI.CO.ID, Pangkalpinang- Puncak arus mudik lebaran Idulfitri 1447 Hijriah di Bandara Depati Amir Pangkalpinang diprediksikan lonjakan keberangkatan akan terjadi pada 18 Maret, sementara arus balik diprediksi pada 29 Maret.

General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Depati Amir Pangkalpinang, M. Syahril mengatakan, pihak maskapai telah menyiapkan langkah antisipasi berupa penambahan jadwal penerbangan (extra flight) untuk mengakomodir kebutuhan penumpang.

"Setelah tanggal 15 Maret, sudah mulai ada extra flight. Total ada sekitar 11 penerbangan tambahan dengan rute tujuan Cengkareng, Palembang, dan Belitung," kata Syahril, Selasa 17 Maret 2026.

Pada masa puncak musim padat (peak season) tersebut, frekuensi penerbangan di Bandara Depati Amir diperkirakan akan meningkat hingga mencapai 30 penerbangan dalam sehari.

Adapun jumlah penumpang pada puncak arus mudik tanggal 18 Maret dan arus balik tanggal 29 Maret diprediksi menyentuh angka 6.480 orang.

Meski demikian, kata Syahril, pihaknya mencatat adanya sedikit penurunan volume penumpang dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

"Tahun ini sedikit lebih rendah, ada penurunan sekitar 1,8 persen. Hal ini dikarenakan tahun lalu jadwal kita bersamaan dengan Cengkareng sehingga jumlah extra flight tahun lalu memang lebih banyak dibanding sekarang," katanya.

Guna menjamin kelancaran dan keamanan operasional, Bandara Depati Amir telah menyiagakan Posko Terpadu. Fasilitas ini merupakan hasil kolaborasi lintas instansi yang melibatkan TNI, Polri, Jasa Raharja, petugas bandara, BMKG, PMI, hingga unsur kesehatan. Syahril mengimbau kepada seluruh calon penumpang untuk memperhatikan kenyamanan bersama selama perjalanan.

"Kami berharap penumpang dapat datang lebih awal ke bandara. Selain itu, kami ingatkan untuk tidak membawa barang-barang yang dilarang dalam penerbangan serta tetap menjaga kesehatan masing-masing," katanya.

Salah satu, pemudik, Arif mengaku, memilih mudik lebih awal untuk menghindari puncak arus mudik.

“Karena kalau puncak itu kan pasti ramai banget di bandaranya, di pesawatnya, di ruang antrinya jadi saya sengaja memang H-1 puncak karena di 18 Maret itu,” kata Arif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....