Polda Babel: Tidak Ada Gangguan Kamtibmas selama Arus Mudik

  • 16 Mar 2026 13:21 WIB
  •  Sungailiat
Poin Utama
  • Arus mudik lebaran

RRI.CO.ID, Pangkalpinang: Kapolda Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Irjen Pol Viktor T Sihombing memastikan sejauh ini tidak ada gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) pada arus mudik Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah atau 2026 Masehi di Babel.

“Mudah-mudahan tidak ada (gangguan kamtibmas),” kata Viktor, Senin 16 Maret 2026.

Ia menjelaskan, lonjakan penumpang untuk di bandara terpantu mulai hari ini sudah tinggi penumpang, sebab extra flight, ada 16 pesawat yang ditambah sesuai dengan tambahan penumpang.

“Dan diperkirakan hari ini kalau yang di bandara itu kemudian besok juga cukup banyak, tapi lebih tinggi lagi nanti extra flight-nya ada di hari Rabu. Hari Rabu itu hampir sama dengan hari ini diperkirakan. Dan rata-rata maskapai penerbangan itu menambah flight-nya,” katanya.

Sama halnya juga untuk Pelabuhan Pangkalbalam Pangkalpinang, sudah mulai terjadi lonjakan penumpang.

“Apa yang disampaikan Kepala KSOP, ya biasanya itu kapal dalam satu minggu tiga kali, satu kali dalam dua hari, tapi hari ini dari hari sebelumnya itu setiap hari ada kapal. Sehingga ini juga yang membuat mungkin tidak terjadi penumpukan ya, yang biasanya dua hari baru ada kapal, ini sekarang setiap hari ada kapal yang berangkat ke Belitung maupun yang kembali,” katanya.

Sementara, KSOP Pangkalbalam terus berkoordinasi dengan agen pelayaran dalam rangka memantau jumlah penumpang menjelang lebaran guna memastikan pelayanan di Pelabuhan Pangkalbalam tetap berjalan maksimal saat arus mudik meningkat.

Kepala KSOP Kelas IV Pangkalbalam Saiful Anwar di Pangkalpinang, mengatakan pihaknya terus berkomunikasi dengan agen pelayaran untuk memantau perkembangan pembelian tiket penumpang secara daring.

“Untuk jumlah penumpang, kami selalu komunikasi dengan agen pelayaran terkait total pembelian tiket, baik untuk tiga hari ke depan, maupun menjelang Lebaran untuk melihat bagaimana pergerakan pembelian tiket, apakah masih aman atau tidak,” kata Saiful.

Ia menjelaskan koordinasi tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi menghadapi lonjakan penumpang pada puncak arus mudik di Pelabuhan Pangkalbalam.

Menurut dia, pada periode tersebut biasanya terjadi peningkatan signifikan jumlah penumpang yang hendak melakukan perjalanan dari dan menuju Pulau Bangka.

Melalui pemantauan jumlah penumpang tersebut, KSOP Pangkalbalam dapat menyiapkan berbagai langkah pelayanan tambahan di area pelabuhan, termasuk menambah fasilitas kursi di ruang tunggu penumpang.

“Dengan koordinasi terkait jumlah penumpang ini, kami bisa menyiapkan kursi tambahan di ruang tunggu agar tidak ada penumpang yang harus berdiri saat menunggu keberangkatan kapal,” ujarnya.

Saiful menambahkan pihaknya telah melakukan berbagai koordinasi terkait kesiapan angkutan Lebaran 2026 guna memastikan pelayanan berjalan lancar dan aman bagi masyarakat.

Ia menuturkan kegiatan pengamanan dan pelayanan transportasi laut saat periode libur besar seperti Natal dan Tahun Baru maupun Lebaran memang rutin dilakukan setiap tahun.

“Pada prinsipnya kami siap melayani masyarakat, baik yang datang dari luar Jawa ke Bangka maupun masyarakat Bangka yang akan melakukan perjalanan ke luar daerah,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....