BI: Sinergi dan Optimisme Kunci Pertumbuhan Ekonomi Babel
- 12 Mar 2026 16:14 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Pangkalpinang- Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kepulauan Bangka Belitung mempertegas komitmen untuk memperkuat sinergi lintas sektor guna menjaga momentum pertumbuhan ekonomi di awal tahun 2026.
Hal itu disampaikan oleh Kepala BI Babel Romyy S Tamawiwy usai acara Diseminasi Laporan Perekonomian Babel triwulan I 2026 di Kantor BI Babel, Kamis 12 Maret 2026.
Optimisme ini didasari oleh tren positif pergerakan ekonomi regional serta terbukanya berbagai potensi baru di luar sektor pertambangan.
Rommy mengatakan, indikasi pertumbuhan ekonomi saat ini berada pada jalur yang positif. Menurutnya, sinergi antara seluruh kekuatan di Bangka Belitung menjadi faktor kunci dalam mengoptimalkan potensi daerah di tengah dinamika global.
"Kami di Bank Indonesia terus optimis melihat tren pertumbuhan ekonomi saat ini. Ada potensi-potensi baru yang terus terbuka, seperti di sektor pertanian, pariwisata, hingga pengembangan ekonomi syariah," ujar Rommy.
Rommy juga menyoroti peran penting Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang mulai bergerak masif. Ia menekankan kunci utama menghadapi tantangan ke depan adalah kolaborasi dan gotong royong seluruh instansi daerah.
"Momen Lebaran juga menjadi perhatian kami, di mana pergerakan ekonomi dan supply-demandbiasanya meningkat. Kami berharap semua pihak dapat memanfaatkan momentum ini untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," katanya.
Kepala Bappeda Kepulauan Bangka Belitung, Joko Triadhi, menekankan pentingnya komitmen bersama untuk mendorong kemandirian ekonomi daerah. Salah satu fokus utama pemerintah adalah memastikan penciptaan nilai tambah dari komoditas unggulan dilakukan sepenuhnya di Bangka Belitung.
"Harapan kita, apa pun bentuk usahanya, lakukanlah di Bangka Belitung agar nilai tambah (hilirisasi) bisa kita rasakan langsung, tidak dibawa keluar daerah. Pemerintah daerah siap mendukung penuh, baik dari sisi kemudahan perizinan maupun penyediaan lahan," kata Joko.