Angkutan di Wilayah Bangka Barat Diperiksa Dishub Babel
- 03 Mar 2026 11:48 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Pangkalpinang- Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) melakukan pengecekan mendadak atau ramp chek terhadap armada transportasi umum di wilayah rest area di Kelapa, Bangka Barat, Selasa 3 Maret 2026.
Kegiatan rutin ini difokuskan pada pengecekan fisik kendaraan serta kelengkapan dokumen operasional dalam rangka menjamin keselamatan pemudik menjelang hari raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Dishub Babel, Herman Naviar, mengatakan, sidak ini merupakan agenda rutin yang dilakukan minimal satu bulan sebelum hari raya.
“Kami fokus pada pengecekan kelaikan kendaraan yang beroperasi, mulai dari surat-surat, izin trayek, hingga uji KIR," ujar Herman
Dalam pemeriksaan tersebut, petugas menemukan sejumlah pelanggaran teknis, salah satunya adalah penggunaan ban vulkanisir pada roda bagian depan.
"Kami menemukan ban vulkanisir. Kami sangat menyarankan jika terpaksa menggunakan vulkanisir, letakkan di bagian belakang. Untuk bagian depan wajib menggunakan ban asli karena sangat fatal jika terjadi kendala saat roda berputar," katanya.
Selain masalah teknis, ditemukan juga kendaraan dengan pajak mati serta pengemudi yang masa berlaku SIM-nya telah habis. Terkait hal ini, Dishub akan segera melayangkan surat teguran resmi kepada perusahaan otobus (PO) yang bersangkutan.
"Kami memberikan jangka waktu 30 hari. Jika tidak ada tindak lanjut, kami akan keluarkan surat peringatan pertama dan kedua. Apabila tetap tidak diindahkan, kami akan bekerja sama dengan SAMSAT untuk menarik plat kuningnya serta mencabut izin trayeknya," katanya.
Defran, salah satu penumpang yang menempuh perjalanan dari Pangkalpinang menuju Mentok, mengaku merasa lebih tenang dengan adanya pemeriksaan fisik seperti ini, agar keselamatan dan kenyamanan sampai ke tempat tujuan.
"Sebagai penumpang, pastinya kami ingin selamat. Bagus sekali ada pemeriksaan fisik mobil seperti ini. Memang kalau mobil tidak layak jalan, jangan dipaksakan. Ini demi keselamatan dan kenyamanan kita semua sampai ke tujuan," kata Defran
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....