Dinsos P3A Sumenep Beri Pembinaan Gelandangan dan Pengemis Terjaring Razia
- 11 Mar 2026 11:56 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) memberikan bimbingan dan motivasi kepada sejumlah gelandangan dan pengemis (gepeng) hasil razia Satpol PP selama Ramadan, Rabu 11 Maret 2026.
Pembinaan terpadu yang berlangsung di Rumah Perlindungan Sosial (RPS) Jalan Raung ini melibatkan unsur Satpol PP hingga Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sumenep. Langkah tersebut diambil sebagai pendekatan humanis dalam menangani persoalan sosial di masyarakat.
Kepala Dinsos P3A Kabupaten Sumenep, Rahman Riadi, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar formalitas pasca penertiban, melainkan upaya pemberian motivasi agar para gepeng dapat hidup lebih mandiri dan bermartabat.
“Momentum Ramadan ini kami jadikan sebagai ruang pembinaan. Kami ingin memberikan motivasi kepada mereka agar tidak kembali ke jalan,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan pemahaman terkait ketertiban umum dari Satpol PP serta tausiyah keagamaan dari sekretaris MUI Sumenep. Materi yang disampaikan menekankan pentingnya menjaga harga diri dan mencari nafkah secara halal.
Menurut Rahman, kolaborasi lintas sektor ini bertujuan agar para penyandang masalah kesejahteraan sosial memiliki bekal spiritual dan kesadaran diri setelah keluar dari tempat penampungan.
“Yang lebih penting adalah bagaimana mereka mendapatkan pembinaan, motivasi, dan kesadaran untuk menjalani kehidupan yang lebih baik setelah ini,” katanya.
Pemerintah daerah berharap melalui pendampingan tersebut, para gepeng yang terjaring razia memiliki semangat baru untuk meninggalkan aktivitas mengemis dan beralih ke kegiatan yang lebih produktif di tengah masyarakat.