Menangkis Tangis Bulu Tangkis

  • 04 Jun 2026 07:02 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Hanya ada empat negara penyandang kelas utama bulu tangkis; Indonesia Open, China Open, All England, dan Malaysia Open.
  • BWF menyatakan 15 pemain tunggal terbaik dan 10 pasangan ganda terbaik dalam peringkat dunia wajib ikut Super 1000.
  • Selalu ada pemain muda bikin kejutan; Alwi Farhan, Zaki Ubaidillah, Alex Lanier, hingga Toma Junior Popov.

.

Penulis: Tjuk Suwarsono (Wartawan)

MINGGU ini Jakarta menjadi tuan rumah Indonesia Open 2026, salah satu dari empat kasta tertinggi super series BWF World Tour. Hanya ada empat negara penyandang kelas utama bulu tangkis; Indonesia Open, China Open, All England, dan terbaru Malaysia Open yang baru naik kelas dari seri 750 ke 1000.

Sudah berulangkali olahraga tepok-bulu ini membanggakan negeri. Di berbagai gelanggang, termasuk olimpiade, Sang Merah Putih menjulang ke tiang tertinggi. Tangis bangga dan airmata duka silih berganti mengiringi setiap laga.

Mustahil beharap kita selalu menang, karena setiap pemain top punya kesempatan seimbang untuk menguasai panggung. Memang ada yang istimewa seperti An Se Young (Korea Selatan), Shi Yu Qi (Tiongkok), dan Viktor Axelsen (Denmark), yang jarang sekali kalah.

Tetapi selalu ada pemain muda bikin kejutan; Alwi Farhan dan Zaki Ubaidillah (Indonesia), Alex Lanier (Prancis, juara Eropa termuda 2025), Toma Junior Popov (Prancis, kelahiran Bulgaria, pernah kalahkan Axelsen).

Di barisan pemain wanita muda 19 tahun terdapat; Pitchamon ‘Pink’ Opatniputh (Tailan), Tomoka Miyazaki (Jepang), Unnati Hooda dan Rakshitha Ramraj (India), Nguyen Thi Kim Phuong (Vietnam), Mutiara Ayu Puspitasari, Ni Kadek Dhinda Pratiwi (Indonesia). Entah siapa di antara mereka yang sebentar lagi mampu hentikan dominasi An Se Young, Wang Zhi Yi, dan Akane Yamaguchi.

Di ganda putra kita punya ‘The Next Minions’ pada Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin. Ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi, dan ganda campuran Jafar Hidayatullah & Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu. Saingan mereka di ganda putra adalah pasangan Tiongkok, He Jiting dan Ren Xiangyu dan ganda muda Vietnam, Nguyen Dinh Hoang/Tran Dinh Manh.

Jadwal Paling Padat

Turnamen bulu tangkis Super Series (yang kini dikenal sebagai BWF World Tour) dikenal sebagai kejuaraan paling padat dan teratur jadwalnya, rapi peringkat setiap pesertanya, dan menyediakan hadiah besar. Hebatnya bulu tangkis sudah tersebar di berbagai negara seluruh dunia, Asia, Eropa, dan Oseania.

Negara-negara utama itu adalah Asia: Indonesia (Jakarta), Tiongkok (Chengdu, Shenzhen), Malaysia (Kuala Lumpur), Jepang (Tokyo), India (New Delhi), dan Hong Kong. Di benua Eropa ada di Denmark (Odense), Inggris (Birmingham), dan Prancis (Paris).

Wilayah Oseania diwakili Australia (Sydney). Negara-negara ini menyelenggarakan berbagai level turnamen mulai dari Super 500, Super 750, hingga level tertinggi Super 1000.

HSBC BWF World Tour adalah rangkaian 31 turnamen. Untuk 2023-2026 terdapat lebih banyak turnamen Super 1000, Super 750, dan Super 500 dibandingkan dengan siklus sebelumnya (2018-2022), otomatis peluang hadiah uang lebih besar bagi pemain.

Turnamen dibagi menjadi empat level, yaitu Super 1000 (empat turnamen), Super 750 (enam turnamen), Super 500 (sembilan turnamen) dan Super 300 (11 turnamen). Masing-masing turnamen ini menawarkan poin peringkat dan hadiah uang yang berbeda. Poin dan hadiah uang tertinggi ditawarkan pada level Super 1000.

Kategori turnamen lainnya, BWF Tour Super 100, juga menawarkan poin peringkat menuju jenjang BWF World Tour. Final tour ini diadakan Desember setiap tahun, terbatas hanya delapan pemain teratas di masing-masing lima disiplin.

Absen Kena Denda

Dari 2018 hingga 2026, sponsor utama adalah HSBC (perusahaan perbankan Hongkong). BWF World Tour dibagi menjadi enam level, yaitu World Tour Finals, Super 1000, Super 750, Super 500, dan Super 300 secara berurutan (bagian dari HSBC World Tour). Setiap pemain yang berada di peringkat 32 teratas boleh bertanding ke semua turnamen ini.

Pada 2023, enam turnamen Super 750 akan diadakan dengan hadiah uang USD850 ribu di Denmark Terbuka, Prancis terbuka, Tiongkok, Jepang Terbuka, India Terbuka, Singapura Terbuka.

Sedangkan Turnamen Super 500 berhadiah minimal sebesar USD420 ribu, berlangsung di Hong Kong Terbuka, Indonesia Masters (diturunkan peringkatnya dari Super 750 sejak 2023), Korea Terbuka, Masters Malaysia, Thailand Terbuka, Finland Open (baru), Japan Masters (baru), Australian Open (ditingkatkan dari Super 300 sejak 2023), Canada Open (ditingkatkan dari Super 100 sejak 2023).

Super Series 300 adalah kategori terakhir dari BWF World Tour. Hadiah uangnya minimal USD 210 ribu digelar di Taipei Terbuka, Jerman Terbuka, Hylo Open (Jerman), Korea Master, Terbuka Selandia Baru, Spanyol Masters, Swiss Terbuka, Syed Modi Internasional (India), Thailand Masters, AS Terbuka, Orleans Masters (Prancis) yang ditingkatkan dari Super Series 100).

Sejak 2023, jumlah turnamen BWF World Tour meningkat. Bukan berarti para pemain bulu tangkis papan atas wajib berpartisipasi dalam semua turnamen. Aturan partisipasi BWF menyatakan 15 pemain tunggal terbaik dan 10 pasangan ganda terbaik dalam peringkat dunia diwajibkan berpartisipasi dalam semua turnamen Super 1000, semua turnamen Super 750, dan empat dari tujuh turnamen Super 500. Pemain yang gagal atau absen bermain akan dikenakan denda sebesar USD 5.000 per acara. Pengecualian medis dimungkinkan.

Bulu tangkis mulai dipertandingkan di Olimpiade sejak 1992 di Barcelona, Spanyol. Susi Susanti dan Alan Budi Kusuma berhasil jadi pengantin medali emas. Selanjutnya pada setiap Olimpiade, Indonesia hampir selalu meraih medali emas. Hanya pada Olimpiade London 2012, Indonesia gagal total.

Selain itu masih ada kejuaraan beregu putra Piala Thomas, beregu puteri Piala Uber, dan beregu campuran Piala Sudirman. Bayangkan betapa padatnya jadwal ini.

Pada akhirnya setiap juara hanya bisa lahir melalui tangga berliku yang sangat menguras daya dan konsentrasi. Sedetik saja pemain lengah atau cedera kecil, jalur menuju juara miliknya goyah. Bulu tangkis tak selalu datangkan tangis. Selalu ada harapan meski tak selalu menang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....