Koramil 1807-01/Teminabuan Hadir di Nakna Sesuai Tupoksi

  • 19 Feb 2026 17:14 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Teminabuan- Koramil 1807-1/ Teminabuan, Kodim 1807/ Sorong Selatan, Papua Barat Daya, melakukan pertemuan dengan Lembaga Masyarakat Adat (LMA) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang bergerak di bidang lingkungan hidup.

Pertemuan yang berlangsung di Makoramil 1807-01/ Teminabuan, Selasa 17 Pebruari 2026, bertujuan untuk mengklarifikasi pemberitaan di media yang menyebutkan dugaan adanya intervensi anggota TNI-AD, sehubungan dengan aksi penolakan masyarakat adat terhadap perusahaan perkebunan kelapa sawit, PT. Anugerah Sakti Internusa (ASI) di wilayah Distrik Konda.

Ketua LMA Suku Gemna, Herit Anni dalam kesempatan pertemuan ini menyampaikan, pemberitaan sebelumnya bukan bertujuan menjatuhkan institusi TNI. Melainkan dilatarbelakangi oleh kesalahpahaman atas kehadiran Danramil dalam pertemuan di Kampung Nakna.

Sehubungan dengan itu, dirinya menyampaikan permohonan maaf dan menyatakan akan membatalkan, serta mengklarifikasi pemberitaan yang telah beredar.

Sementara itu, Danramil 1807-01/Teminabuan, Kapten Inf. Nimbrod Duwith dalam kesempatan ini menegaskan, kehadirannya di Kampung Nakna murni karena mendapat undangan, serta merupakan bagian dari monitoring wilayah binaan.

Danramil 1806-01/ Teminabuan, Kapten Inf. Nimbrod Duwith bersalaman dengan Ketua LMA Suku Gemna, Herit Anni. (Edis/ Istimewa)

Kehadirannya tersebut adalah bagian dari tugas pokok TNI-AD di bidang pembinaan teritorial, yakni melaksanakan komunikasi sosial, menjaga stabilitas keamanan, serta membangun kemitraan dengan masyarakat.

TNI, khususnya Koramil sebagai aparat kewilayahan, tidak memiliki kepentingan, selain yang menjadi tupoksi. Kehadiran aparat semata-mata untuk memastikan situasi tetap kondusif, dan mencegah potensi gangguan keamanan.

"Koramil tetap berkomitmen menjalankan tugas sesuai tupoksi TNI. Yakni sebagai alat negara di bidang pertahanan, serta mitra rakyat dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah. Sinergitas antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat di Kabupaten Sorong Selatan, diharapkan terus terjaga demi terciptanya situasi yang aman, damai, dan kondusif," ungkapnya.

Pertemuan yang berlangsung terbuka, dialogis dan penuh kekeluargaan, dihadiri sekitar 25 orang. Diantaranya Ketua LMA Suku Gemna, Herit Anny, perwakilan LSM, Kepala Kampung Nakna, Kepala Suku Nakna, Kepala Kampung Bariat, serta tokoh masyarakat.

Rekomendasi Berita