Uang Senilai 10, 4 Milyar Rupiah Siap Diedarkan
- 08 Jul 2025 20:12 WIB
- Sorong
KBRN, Sorong: Bank Sentral Indonesia bersama TNI Angkatan Laut melepas secara resmi Tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) dari Sorong dengan menggunakan Kapal KRI Tatihu 853 menuju Kaimana, Namatota, Argunu, Tellu, Raam, Mansuar dan Manokwari sejak tanggal 8-15 Juli 2025 untuk melaksanakan layanan kas keliling dan edukasi di wilayah terdepan, terluar dan terpencil (3T) di Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya, dimana kegiatan ini diselenggarakan diatas Kapal KRI Balongan 908 di Mako Lantamal XIV Sorong, Selasa (8/7/2025).
Pengguntingan Pita, Pelepasan Tim ERB. (Foto NIR).
Kemudian Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua Barat, Setian pada sambutannya mengatakan bahwa total modal kerja yang dibawa dalam ekspedisi ini adalah sebesar Rp. 10,4 miliar rupiah, dan kegiatan ini bukan hanya sekedar misi pelayanan kas akan tetapi menjadi wujud nyata sinergi dan dedikasi Bank Indonesia dan TNI AL dalam menjaga kedaulatan NKRI dari sisi ekonomi.
“Masyarakat di pulau-pulau 3T akan mendapatkan akses terhadap uang pecahan layak yang layak edar, sekaligus mengajak untuk mengenali ciri keaslian rupiah dan pentingnya menjaga fisik uang rupiah agar tetap dalam kondisi baik,”ucpanya.
/6q568lqrx6ii6f8.jpeg)
Kegiatan Pelepasan Tim ERB. (Foto NIR).
Sementara itu Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, menyampaikan apresiasi sinegitas yang dilakukan oleh Bank Indonesia bersama TNI AL, karena menurutnya lebih dari 3.000 pulau yang ada di wilayah Papua Barat Daya, sebab penyediaan uang rupiah tidak hanya menjadi isu logistik, akan tetapi merupakan bagian dari menjaga kedaulatan dan mendorong kesejahteraan masyarakat melalui kelancaran transaksi ekonomi.
“Untuk itu ditekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat tentang cara merawat uang dan kewajiban menggunakan rupiah dalam setiap transaksi, dan saya menghimbau agar seluruh pihak turut mendukung keberlangsungan kegiatan ini,”ucapnya.
Kegiatan pelepasan tim ekspedisi ini dilakukan dengan pengguntingan pita oleh Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu didampingi Kepala Staf Koarmada III, Laksamana Pertama TNI Singgih Sugiarto bersama Direktur Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia, Faris Budiawan dan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua Barat, Setian serta Forkopimda di Papua Barat Daya.