Disperindagkop PBD Tingkatkan SDM Pengurus Koperasi di Sorsel

  • 25 Nov 2025 14:12 WIB
  •  Sorong

KBRN, Teminabuan: Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Provinsi Papua Barat Daya (PBD) melaksanakan pendidikan dan pelatihan perkoperasian di Kabupaten Sorong Selatan. Kegiatan tersebut bertempat di Aula Hotel Mratuwa Sesna, Teminabuan, Selasa (25/11/2025).

Kepala Bidang Koperasi dan UKM Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Papua Barat Daya, Salmon Kambuaya mengatakan, pendidikan dan pelatihan yang diberikan untuk meningkatkan ketrampilan serta pengetahuan praktis terkait tata kelola koperasi yang baik sesuai regulasi yang berlaku.

"Pendidikan dan pelatihan ini agar koperasi bisa menjadi pilar ekonomi masyarakat desa secara berkelanjutan." kata Salmon Kambuaya

Kabid Koperasi dan UKM Disperindagkop Papua Barat Daya, Salmon Kambuaya.

Selain itu kata Salmon Kambuaya, melalui kegiatan tersebut dapat meningkatkan pemahaman bagi pengurus koperasi desa atau kelurahan merah putih tentang prinsip-prinsip perkoperasian untuk menumbuhkan semangat kewirausahaan kolektif dikalangan masyarakat.

"Ada dasar-dasar pelaksanaan kegiatan ini, UU nomor 25 tahun 1992 tentang perkoperasian, UU nomor 25 tahun 1999, instruksi Presiden nomor 9 tahun 2025, instruksi Presiden nomor 17 tahun 2025, surat edaran Menteri koperasi nomor 1 tahun 2025, peraturan Gubernur nomor 11 tahun 2022, DIPA Dinas Koperasi dan SK Kepala Dinas Koperasi." ujarnya

Sementara itu, Plt Sekda Sorong Selatan, Agustinus Wamafma menyampaikan, kegiatan itu sebagai bentuk dukungan terhadap program strategis nasional pemerintah dalam membentuk 80.000 koperasi desa dan kelurahan diseluruh Indonesia.

"Melalui instruksi Presiden nomor 9 tahun 2025 tentang percepatan pembentukan koperasi merah putih dan instruksi Presiden nomor 17 tahun 2025 tentang percepatan pembangunan fisik gerai, pergudangan dan kelengkapan KDKMP." ucap Agustinus

Agustinus melanjutkan, program tersebut bukan sekedar administrasi, namun sebagai gerakan ekonomi rakyat, penguatan ketahanan pangan, menciptakan lapangan kerja dan pengurangan kesenjangan sosial.

Plt Sekda Agustinus Wamafma membuka kegiatan.

"Koperasi sebagai Soko guru perekonomian bangsa memiliki peran strategis dalam pemberdayaan masyarakat, penciptaan lapangan kerja dan kemandirian ekonomi, maka provinsi Papua Barat Daya juga menjadi bagian penting dari agenda besar ini." katanya

Sehubungan dengan itu, melalui kegiatan yang dimaksud dapat memberikan dampak signifikan sehingga menjadikan koperasi sebagai motor penggerak ekonomi lokal terutama di desa-desa yang menjadi tulang punggung pembangunan daerah.

"Saya berharap kegiatan ini dapat membawa manfaat yang nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia pengurus koperasi desa dan kelurahan merah putih di Papua Barat Daya dalam mendorong tumbuhnya koperasi-koperasi yang sehat, maju dan berdaya saing." ujar Agustinus

Peserta kegiatan pelatihan perkoperasian.

Kegiatan pendidikan dan pelatihan perkoperasian yang dilaksanakan berlangsung selama tiga hari mulai dari tanggal 27 sampai 29 November 2025 dan diikuti 30 peserta yang mendapatkan materi dari Kemenkop RI, perbankan dan Perum Bulog.

Rekomendasi Berita