DKBP3A Sintang sebut Remaja Perlu Ruang ekspresi

  • 06 Okt 2026 08:58 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang - Kepala Bidang Keluarga Berencana dan Ketahanan Keluarga, Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKBP3A) kabupaten Sintang Selly Gathie mengatakan masa remaja merupakan fase peralihan dari masa anak-anak menuju dewasa yang ditandai dengan berbagai perubahan, baik secara fisik, psikologis maupun sosial.

Karena itu, remaja perlu mendapatkan ruang untuk berekspresi dan mengembangkan kreativitas melalui kegiatan yang positif dan bervariasi. Ia menilai para peserta yang hadir merupakan remaja pilihan yang memiliki potensi untuk menjadi generasi penerus yang sukses. Melalui kegiatan Genre dan Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R), para remaja tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga belajar berorganisasi, berkomunikasi, bersosialisasi, membangun jejaring, serta bekerja sama dengan orang lain yang memiliki latar belakang berbeda.

“Sejumlah alumni kegiatan Genre dan PIK-R Kabupaten Sintang yang telah menorehkan prestasi hingga tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional. Pengalaman yang diperoleh selama aktif dalam kegiatan remaja menjadi bekal penting ketika melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja,” kata Selly Gathie, saat pembukaan acara Audisi Duta Genre di Aula Bank Kalbar Sintang Minggu, 4 Oktober 2026

Selly Gathie berpesan kepada seluruh peserta agar tidak berkecil hati apabila nantinya belum terpilih sebagai pemenang. Menurutnya, tidak terpilih bukan berarti gagal, melainkan dapat menjadi jalan menuju kesempatan lain. Para peserta tetap diharapkan aktif sebagai konselor sebaya, edukator, maupun penggerak kegiatan positif bagi remaja di lingkungannya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Audisi Bintang Genre merupakan kegiatan tahunan yang dilaksanakan DKBP3A Kabupaten Sintang melalui bidang terkait sebagai bentuk apresiasi sekaligus pembinaan bagi remaja yang tergabung dalam PIK-R. Pada tahun 2026, pihaknya telah mengirimkan surat kepada sekitar tujuh kecamatan untuk mengirimkan perwakilan PIK-R, namun hanya tiga kecamatan yang mengirimkan utusan.

Dari sejumlah sekolah dan PIK-R yang berpartisipasi, akhirnya terpilih sekitar 20 peserta putra dan putri untuk mengikuti tahapan seleksi hingga malam puncak. Proses penilaian juga melibatkan sejumlah juri dari berbagai bidang, di antaranya psikolog, perwakilan OPD, alumni Genre, serta tenaga kesehatan.

Dalam kesempatan tersebut, Selly Gathie berharap seluruh rangkaian Audisi Bintang Genre Tahun 2026 dapat berjalan lancar hingga tahap akhir. Ia juga mengingatkan pentingnya edukasi kesehatan reproduksi bagi remaja, termasuk mengenai infeksi menular seksual (IMS), mengingat tantangan pergaulan remaja saat ini semakin kompleks.

Para peserta diharapkan mampu menjadi edukator dan memberikan informasi yang benar kepada teman sebaya sehingga dapat membantu menjaga masa depan generasi muda. “Siapapun yang terpilih, sebenarnya kalian sudah menjadi anak-anak yang hebat,” Ucapnya. (Tin)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....