RRI Berperan Menjaga Persatuan dan Keutuhan NKRI

  • 01 Okt 2026 16:14 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang – Peristiwa 1965 menjadi salah satu catatan penting dalam sejarah Indonesia, ketika sejumlah perwira TNI menjadi korban dalam rangkaian peristiwa yang kemudian dikenal sebagai Gerakan 30 September. Peristiwa tersebut juga diikuti oleh gugurnya dua perwira di Yogyakarta. Meskipun berbagai aspek mengenai peristiwa 1965 hingga kini menjadi bagian dari kajian sejarah. Peringatan terhadap sejarah tersebut dinilai penting agar generasi penerus memahami berbagai dinamika yang pernah mengancam persatuan bangsa.

Mengenang perjuangan pahlawan revolusi dan meneguhkan kembali Pancasila sebagai dasar negara setelah peristiwa G30S/PKI, Angkasawan/I RRI Sintang melaksanakan Upacara Bendera di Halaman RRI Sintang, Kamis, 1 Oktober 2026.

Usai Upacara Bendera Kepala RRI Sintang Muhammad Fauzi Noor mengatakan Indonesia merupakan negara yang menjunjung kehidupan beragama sekaligus menghargai keberagaman masyarakatnya. Perbedaan agama, budaya, suku, dan pandangan merupakan bagian dari kehidupan bangsa Indonesia yang perlu dikelola dengan sikap toleran dan bijaksana.

“Karena itu, pengalaman sejarah masa lalu dapat menjadi pembelajaran agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh berbagai informasi yang berpotensi menimbulkan konflik dan perpecahan,” kata Muhammad Fauzi Noor.

Dalam konteks tersebut, Radio Republik Indonesia (RRI) memiliki peran strategis dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sebagai lembaga penyiaran publik, RRI memiliki ruang untuk menghadirkan informasi yang mencerdaskan, memperkuat wawasan kebangsaan, serta menyuarakan keberagaman dari berbagai daerah di Indonesia. Melalui pemberitaan dan program siarannya, RRI dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk memperoleh informasi yang berimbang sekaligus memperkuat semangat persatuan.

Peran tersebut menjadi semakin penting di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan media digital. Masyarakat perlu mendapatkan informasi yang dapat dipercaya agar tidak mudah terpengaruh oleh kabar bohong, provokasi, maupun narasi yang dapat memperuncing perbedaan. RRI, dengan jangkauan siarannya hingga berbagai penjuru Nusantara, dapat terus mendorong dialog, toleransi, dan kebersamaan sebagai bagian dari upaya merawat persatuan bangsa.

“Menjaga NKRI merupakan tanggung jawab bersama, terutama generasi muda sebagai penerus bangsa. Perbedaan tidak semestinya dipandang sebagai sumber perpecahan, melainkan sebagai kekayaan yang membuat Indonesia memiliki keberagaman budaya dan kehidupan beragama yang khas,” Ujarnya.

Dengan semangat persatuan, toleransi, dan kebersamaan, serta dukungan media publik seperti RRI, keberagaman tersebut dapat terus menjadi kekuatan dalam membangun Indonesia yang damai, kokoh, dan berkeadilan. (Tin)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....