Antrean Panjang BBM, Harga Pertalite Eceran di Sintang Tembus 17 Ribu
- 15 Sep 2026 20:00 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang - Fenomena antrean panjang dan sulitnya mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kabupaten Sintang berimbas langsung pada lonjakan harga di tingkat pengecer. Kondisi kelangkaan pasokan ini memaksa para penjual eceran mematok harga jual yang jauh lebih tinggi dari biasanya.
Salah seorang pengecer BBM di Sintang, Irwan, mengungkapkan bahwa dirinya saat ini menjual Pertalite dengan harga mencapai Rp17.000 per liter. Ia membenarkan bahwa kenaikan harga yang cukup signifikan ini merupakan imbas langsung dari antrean panjang yang membuat pasokan minyak sangat sulit didapatkan.

"Iya, Rp17.000. Ya gara-gara antrean panjang. Itulah sebabnya agak susah, harganya agak di bawah 17, maka kita jual 17 per liter," terang Irwan saat ditemui di kiosnya.
Melambungnya harga BBM eceran ini tak ayal menimbulkan reaksi dari masyarakat. Irwan mengakui bahwa dirinya kerap menerima keluhan dari para pembeli maupun warga sekitar yang singgah di tempatnya. Bahkan, tak jarang calon pembeli membatalkan niatnya untuk mengisi bahan bakar setelah mengetahui patokan harga yang tinggi tersebut.
"Ada (keluhan), ada. Kalau gara-gara (harga) tinggi ada. Maka mau harga rendah gak bisa dibilang kan," tuturnya menanggapi protes pelanggan.
Lebih lanjut, Irwan menjelaskan bahwa sebagai pengecer, dirinya tidak bisa berbuat banyak dan hanya menyesuaikan dengan mekanisme pasar yang terjadi saat ini. Patokan harga Rp17.000 tersebut terpaksa diterapkan guna mengikuti harga rata-rata pasaran di kalangan pengecer lain yang sama-sama kesulitan mendapatkan pasokan imbas krisis BBM di Sintang. (Arf)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....