Operasi Pasar TP PKK Kalbar di Sintang Ludes Diserbu Warga

  • 09 Sep 2026 14:40 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang – Antusiasme masyarakat terhadap pelaksanaan Operasi Pasar (OP) yang digelar Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Kalimantan Barat di Pasar Rakyat Sungai Ana, Kecamatan Sintang, begitu tinggi. Bahkan, jumlah paket bahan pangan yang disiapkan sebanyak 500 paket ludes diserbu masyarakat.

Operasi Pasar tersebut digelar melalui kerja sama antara TP PKK Provinsi Kalimantan Barat, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) Provinsi Kalimantan Barat serta Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, UKM Kabupaten Sintang, Senin, 7 September 2026.

Pengawas Perdagangan Ahli Muda Disperindag ESDM Provinsi Kalimantan Barat, Alexander, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Barat yang dilaksanakan bersama sejumlah perangkat daerah terkait.

“Operasi Pasar ini adalah kegiatan Ibu Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Barat kerja sama dengan Disperindag ESDM dan Disperindagkop UKM Kabupaten Sintang,” kata Alexander.

Ia menjelaskan, pelaksanaan Operasi Pasar tidak hanya bertujuan menyediakan bahan pangan murah bagi masyarakat, tetapi juga menjadi salah satu langkah dalam mendukung pengendalian inflasi di daerah.

Selain itu, kegiatan tersebut dirangkaikan dengan monitoring dan evaluasi yang dilakukan TP PKK Provinsi Kalimantan Barat ke sejumlah kabupaten.

“Kegiatan Operasi Pasar ini dalam rangka pengendalian inflasi serta monitoring dan evaluasi dari Tim Penggerak PKK Provinsi ke Kabupaten Sintang. Ini merupakan titik kedua, sebelumnya kami mulai di Kapuas Hulu, hari ini di Sintang, besok ke Melawi, Sekadau dan Sanggau. Jadi ada lima kabupaten yang kita laksanakan Operasi Pasar,” ujarnya.

Alexander mengatakan, tingginya minat masyarakat terhadap program bahan pangan murah terlihat sejak sebelum kegiatan dimulai.

“Antusiasme masyarakat tinggi ya, dari sebelum kita mulai sudah ada sekitar 200 warga yang berkumpul. Kita mulai tadi jam 07.00 WIB,” ujarnya.

Tingginya jumlah warga yang datang membuat panitia mempertimbangkan untuk menambah jumlah paket bahan pangan. Semula, sebanyak 500 paket telah disiapkan untuk masyarakat.

Namun, atas arahan Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Barat, jumlah paket dapat ditambah apabila persediaan barang masih tersedia, terutama untuk mengakomodasi warga sekitar yang belum memperoleh paket bahan pangan murah.

“Untuk jumlah paket awalnya kami siapkan 500 paket, tapi karena antusiasme masyarakat tinggi, arahan dari Ibu disuruh tambah kalau barang masih ada, karena ada beberapa warga sekitar yang belum dapat,” kata Alexander.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat mendapatkan kesempatan membeli bahan pangan dengan harga lebih murah karena adanya subsidi dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.

Alexander menyebut terdapat selisih harga sebesar Rp31.500 untuk setiap paket bahan pangan yang dijual dalam Operasi Pasar.

Menurutnya, selisih harga tersebut diharapkan dapat memberikan ruang bagi masyarakat untuk menghemat pengeluaran kebutuhan rumah tangga.

“Dalam kegiatan ini ada selisih harga Rp31.500. Harapan kami dengan adanya selisih harga ini bisa membantu masyarakat untuk mendapatkan harga yang lebih terjangkau dan lebih murah, sehingga selisih harga ini bisa dibelanjakan untuk hal-hal yang lain,” katanya.

Program Operasi Pasar ini menjadi salah satu bentuk intervensi pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah kebutuhan bahan pokok yang terus meningkat.

Dengan harga pangan yang lebih terjangkau, masyarakat diharapkan dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari tanpa harus terbebani oleh kenaikan harga di pasaran.

Setelah Kabupaten Sintang, kegiatan Operasi Pasar TP PKK Provinsi Kalimantan Barat akan dilanjutkan ke Kabupaten Melawi, Sekadau dan Sanggau. Sebelumnya, kegiatan serupa telah dilaksanakan di Kabupaten Kapuas Hulu. (Sta)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....