Sumber Air Menipis, Warga Sungai Ayak Sekadau Antre Mendapatkan Air Bersih
- 05 Sep 2026 19:46 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sekadau - Puluhan jeriken, galon, ember hingga wadah penampungan berjajar di permukiman warga Dusun Sungai Ayak Satu, Desa Sungai Ayak Satu, Kecamatan Belitang Hilir, Kabupaten Sekadau, Jumat, 4 September 2026.
Warga datang membawa wadah masing-masing untuk mendapatkan air bersih. Musim kemarau yang masih berlangsung membuat sejumlah sumber air mulai menipis, sementara kebutuhan untuk keperluan rumah tangga tetap harus dipenuhi.
Satu unit mobil milik BPBD Kabupaten Sekadau masuk ke permukiman membawa pasokan air. Warga kemudian bergantian mengisi galon, jeriken, ember dan berbagai tempat penampungan yang telah mereka siapkan.
Personel kepolisian bersama petugas BPBD ikut membantu proses pembagian. Di sekitar titik distribusi, wadah-wadah milik warga berjajar menunggu giliran diisi sebelum dibawa pulang sebagai persediaan.
Kapolsek Belitang Hilir IPTU Jessi Sinarta Sianturi melalui Plt Kasi Humas Polres Sekadau IPDA Iwan Kurniawan mengatakan, bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya membantu masyarakat yang mulai kesulitan memperoleh air bersih akibat kemarau.
"Memang saat ini kebutuhan air bersih menjadi perhatian, terutama di wilayah yang sumber airnya mulai terbatas. Bantuan ini diharapkan bisa membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sehari-hari," kata Iwan dalam keterangannya, Sabtu, 5 September 2026.
Iwan menjelaskan, penyaluran air bersih di Sungai Ayak merupakan bagian dari kerja sama dan kolaborasi Pemerintah Kabupaten Sekadau, Polres Sekadau, PDAM Sirin Meragun dan PT MPE dalam membantu masyarakat yang terdampak kekeringan.
Menurut Iwan, kondisi dan kebutuhan air masyarakat di sejumlah wilayah menjadi perhatian selama kemarau. Kehadiran personel di lokasi sekaligus membantu agar proses penyaluran dapat berjalan tertib dan air segera diterima warga.
"Kami melihat langsung warga membawa berbagai wadah untuk menampung air. Semoga bantuan ini dapat meringankan kebutuhan mereka selama kondisi kemarau masih berlangsung," tuturnya. (ril/Tin)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....