BMKG : Kualitas Udara di Sintang Tidak Sehat hingga Berbahaya
- 04 Sep 2026 16:23 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID,Sintang- Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika , (BMKG) Pusat menyatakan untuk kualitas udara di sebagian Kalimantan dan Sumatera pada kategori tidak sehat hingga berbahaya bagi kesehatan masyarakat karena dampak dari Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) saat ini .
Kepala BMKG Pusat, Teuku Faisal Fathani, mengatakan kondisi udara tidak sehat diberada wilayah Kalimantan Barat terdapat di Kabupaten Sintang, Kubu Raya dan Mempawah.
“Kualitas udara tidak sehat hingga berbahaya di wilayah Kalimantan barat terdapat di Kabupaten Sintang, Kubu Raya dan Mempawah,”jelasnya.
Ia menuturkan di beberapa wilayah lainnya di Indonesia juga kualitas udara tidak sehat seperti di Pekan Baru,Palembang, Palangkaraya dan Musi.
“Untuk operasi modifikasi cuaca saat ini masih berlangsung di Riau,Kalbar, Kalteng,Lampung,Jambi dan Sumatera Selatan ini secara situasional menyesuaikan kondisi atmosfer dan ketersediaan awan potensial.Jadi sebenarnya ada saran dari bapak Deputi modifikasi cuaca jadi awannya memang bisa dilihat secara visual tetapi ketika kebakarannya sangat pekat itu menghujankan lebih sulit ketika asap kebakarannya lebih pekat sehingga untuk menghujankannya memang lebih sulit daripada tidak terjadinya asap yang terlalu pekat pada lokasi tersebut,”ujarnya
Sementara itu, Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala mengatakan pihaknya telah berupaya melakukan pencegahan dan edukasi kepada masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan didaerah ini.
Bupati Sintang menegaskan pihaknya juga telah melakukan langkah nyata secara maksimal dalam penanganan kebakaran dengan menurun tenaga operasional melalui dinas terkait seperti Damkar Sintang, BPBD,Manggala Agni,KPH, TNI/Polri,pihak perusahaan perkebunan serta relawan.
“Hingga saat ini sudah 500 lebih lahan yang terbakar di Kabupaten Sintang, Kita bergerak cepat mengoptimalkan peralatan operasional yang ada.Kita di Sintang ini mempunyai keterbatasan peralatan dan sumber air juga mengalami kesulitan dilapangan saat petugas memadamkan api,”ujarnya. (RRI/rm)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....