Dua Pelajar yang Iseng Lempar Batu dan Matikan Listrik, Berakhir Damai

  • 02 Sep 2026 19:30 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sekadau – Keisengan dua anak di Sekadau pada dini hari berujung laporan warga. Keduanya melempar batu ke atap rumah kos dan mematikan stut meteran listrik. Laporan itu kemudian ditindaklanjuti cepat melalui layanan 110 Polres Sekadau.

Laporan diterima pada Rabu, 2 September 2026 pukul 09.13 WIB. Lima menit kemudian, Pamapta Regu III Polres Sekadau Aiptu Oky Kristani Priambodo bergerak menuju Kecamatan Sekadau Hilir. Saat itu, wilayah Sekadau masih diselimuti kabut asap.

"Begitu laporan diterima, kami langsung menuju lokasi untuk memastikan kejadian. Kami temui pelapor dan warga sekitar, kemudian menggali keterangan untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi," kata Aiptu Oky.

Tiba pukul 09.24 WIB, Aiptu Oky menggali keterangan dari pelapor dan warga sekitar. Dari informasi yang diperoleh, polisi kemudian mendatangi kediaman dua remaja yang diduga terlibat dan lokasinya tidak jauh dari rumah pelapor.

Keduanya mengakui telah melempar batu ke atap rumah serta mematikan stut meteran listrik. Diketahui, keduanya masih berstatus pelajar. Kepada polisi, keduanya mengaku melakukan aksi tersebut karena iseng.

Aiptu Oky kemudian mempertemukan pihak pelapor dengan kedua remaja beserta orang tua masing-masing untuk menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan. Dalam mediasi tersebut, kedua pihak sepakat berdamai. Polisi juga memberikan pembinaan kepada kedua pelajar agar tidak mengulangi perbuatannya.

"Kami juga menyampaikan kepada orang tua agar lebih memperhatikan dan mengawasi pergaulan anak-anaknya. Karena mereka masih pelajar, kami ingatkan juga agar tidak diperbolehkan mengendarai kendaraan bermotor sendiri, terutama jika belum cukup umur. Anak-anak perlu diberikan pengawasan dan nasihat agar tidak terjerumus pada hal-hal yang merugikan diri sendiri maupun orang lain," kata Aiptu Oky.

Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama melalui Plt. Kasi Humas Polres Sekadau IPDA Iwan Kurniawan mengatakan, kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak selalu berujung pada penindakan, tetapi juga dapat dilakukan melalui dialog, mediasi dan pembinaan, khususnya ketika persoalan melibatkan anak atau remaja.

"Kami mengajak para orang tua untuk terus memberikan perhatian, pengawasan dan nasihat kepada anak-anaknya. Di tengah kondisi kemarau dan kabut asap, mari bersama menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan. Jika membutuhkan bantuan atau kehadiran polisi, masyarakat dapat menghubungi layanan 110 Polres Sekadau," ucap IPDA Iwan. (ril/Tin)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....