Guru Yayasan PERRAK Didorong Ambil Bagian dalam Perutusan Gereja

  • 02 Sep 2026 08:19 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang - Guru SMK Kartini dan PAUD Santo Antonius Padua Sintang diajak menyadari kembali panggilan sebagai pendidik di tengah perubahan zaman. Ajakan tersebut disampaikan Pastor Ferdinandus Soeka dalam kegiatan Rekoleksi Guru Yayasan PERRAK pada Sabtu, 29 Agustus 2026. Kegiatan berlangsung di Agrowisata Keling Kumang, Kelam, Sintang, dengan tema “Menjadi Pendidik yang Baik dan Setia di Tengah Tantangan dan Perubahan Zaman Saat Ini”.

Pastor Ferdinandus mengajak para guru melihat tugas mendidik tidak hanya sebagai tanggung jawab profesional. Guru di sekolah Katolik juga memiliki peran dalam menjalankan tugas perutusan Gereja. Menurutnya, panggilan sebagai pendidik perlu terus disadari dan dimaknai, terutama ketika dunia pendidikan menghadapi berbagai perubahan dan tantangan.

Para guru juga diajak melihat kembali pandangan Gereja terhadap pendidikan di sekolah Katolik. Nilai-nilai pendidikan diharapkan tetap menjadi bagian dari upaya membentuk pribadi peserta didik.

Rekoleksi kemudian dilanjutkan dengan refleksi pribadi dan sharing dalam kelompok kecil. Peserta membahas tantangan sebagai pendidik, kekuatan yang dimiliki, serta peluang yang dapat dimanfaatkan. Peserta juga merefleksikan bagaimana berbagai pengalaman tersebut dapat dimaknai dalam panggilan sebagai seorang pendidik.

Hasil sharing kemudian disampaikan dalam pleno kelompok besar. Melalui proses tersebut, para guru memiliki ruang untuk saling berbagi pengalaman dan memperkuat pemahaman mengenai tugas pendidikan. Kegiatan diakhiri dengan kesimpulan dari Pastor Ferdinandus Soeka dan penutupan oleh Ketua Yayasan PERRAK, Sr. Modesta, SMFA.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....