Wabup Melawi Tegaskan Kesiapsiagaan dan Sinergi Lintas Sektor Hadapi Karhutla

  • 31 Agt 2026 20:18 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Melawi - Wakil Bupati Melawi, Malin menghadiri Apel Gelar Pasukan dan Sarana Prasarana (Satpras) Operasi Kepolisian Kontingensi Aman Nusa II “Karhutla Kapuas-2026” di Lapangan Apel Polres Melawi, Kamis, 27 Agustus 2026.

Apel dipimpin langsung oleh Kapolres Melawi, AKBP Askhabul Kahfi, dan diikuti personel gabungan dari unsur Polri, TNI, BPBD, Pemerintah Kabupaten Melawi, BMKG Nanga Pinoh, pemadam kebakaran, Tagana, serta instansi terkait lainnya.

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kesiapsiagaan sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Melawi.

Wakil Bupati Melawi, Malin menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Melawi untuk terus bersinergi dengan Polri, TNI dan seluruh unsur terkait dalam upaya pencegahan dan penanganan Karhutla.

Menurutnya, kondisi cuaca kering yang terjadi harus diantisipasi melalui peningkatan kesiapsiagaan personel maupun sarana prasarana, terutama di wilayah yang memiliki potensi dan kerawanan terjadinya kebakaran.

“Karhutla merupakan ancaman yang harus kita hadapi bersama. Pemerintah Kabupaten Melawi siap bersinergi dengan Polri, TNI, BPBD dan seluruh unsur terkait, baik dalam upaya pencegahan maupun penanganan di lapangan,” ujar Wabup.

Wabup menekankan langkah pencegahan harus menjadi prioritas. Patroli, pemantauan wilayah rawan serta deteksi dini perlu dilakukan secara berkelanjutan agar setiap potensi kebakaran dapat segera ditangani sebelum meluas.

“Kita tidak boleh menunggu api membesar baru bergerak. Deteksi dini, patroli dan kesiapsiagaan peralatan harus diperkuat. Apabila ditemukan titik api, penanganan harus dilakukan secepat mungkin agar tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas,” katanya.

Selain kesiapsiagaan petugas, Wabup juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Melawi untuk ikut berperan aktif dalam mencegah Karhutla dengan tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan secara sembarangan.

Ia meminta masyarakat segera melaporkan kepada aparat pemerintah, TNI, Polri maupun petugas terkait apabila menemukan titik api atau kejadian kebakaran di wilayahnya sehingga penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.

“Partisipasi masyarakat sangat penting. Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan. Jika menemukan titik api, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani secepatnya,” ujarnya.

Wabup berharap pelaksanaan Apel Gelar Pasukan dan Satpras Operasi Kepolisian Kontingensi Aman Nusa II “Karhutla Kapuas-2026” semakin memperkuat koordinasi dan kesiapan seluruh unsur dalam menghadapi potensi Karhutla di Kabupaten Melawi.

Menurutnya, koordinasi tersebut tidak hanya dilakukan ketika terjadi kebakaran, tetapi harus terus diperkuat melalui kegiatan pencegahan, patroli, pemantauan, edukasi masyarakat serta peningkatan kesiapsiagaan hingga ke tingkat kecamatan dan desa. (ril/Sta)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....