HUT ke-47 Paroki MRSA Jadi Momentum Penguatan Iman Umat
- 26 Agt 2026 12:57 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang - Perayaan HUT ke-47 Paroki Maria Ratu Semesta Alam (MRSA) Sungai Durian Sintang menjadi momentum penguatan iman dan pengutusan umat untuk menjadi saksi Kristus di tengah masyarakat.
Perayaan yang dirangkaikan dengan penerimaan Sakramen Krisma tersebut mengusung tema “Berakar dalam Iman, Bertumbuh dalam Persekutuan, Berbuah dalam Pelayanan”.
Pastor Paroki Maria Ratu Semesta Alam, RD. Antonius Isnadi Wibowo, dalam sambutannya dalam perayaan HUT ke-47 Paroki MRSA pada Minggu, 23 Agustus 2026 mengatakan tema tersebut akan menjadi pedoman pembinaan dan kegiatan umat sepanjang tahun. Tema itu juga menjadi bagian dari perjalanan paroki menuju perayaan pesta emas pada usia 50 tahun.
Ia mengatakan, para penerima Krisma menjadi bagian penting dalam mewujudkan semangat tersebut setelah menjalani pembinaan selama tiga bulan dan menerima Sakramen Krisma.
“Maka yang menjadi ujung tombak untuk dapat bertumbuh, berakar, bertumbuh, dan juga berbuah dalam pelayanan adalah saudara-saudara yang duduk dan berpakaian baju putih ini. Mereka selama 3 bulan sudah mendapatkan pembinaan dan hari ini sudah menerima sakramen krisma. Maka mereka siap diutus menjadi saksi Kristus di tengah dunia ini,” ujar RD. Isnadi.
Menurutnya, para penerima Sakramen Krisma diharapkan mampu bertumbuh menjadi pribadi yang dewasa dalam iman. Mereka juga diharapkan mampu menjadi saksi Kristus, terutama di tengah tantangan kehidupan saat ini.
“Kita doakan semoga teman-teman yang menerima sakramen Krisma ini dapat sungguh menjadi orang-orang dewasa secara iman menjadi saksi Kristus bagi semua orang teristimewa bagi dunia saat ini,” katanya.
Sementara itu, perayaan HUT ke-47 Paroki MRSA tahun ini berlangsung lebih sederhana. Sejumlah kegiatan fisik seperti pertandingan dan perlombaan ditiadakan karena kondisi cuaca panas dan polusi asap yang dinilai kurang mendukung kesehatan umat.
“Perayaan ulang tahun kali ini dirasa atau terasa agak sepi karena tidak ada pertandingan-pertandingan, perlombaan-perlombaan karena kita sedang prihatin dengan keadaan iklim dunia dan tempat kita saat ini,” ungkapnya.
RD. Isnadi menjelaskan, kondisi asap dan cuaca panas membuat kegiatan seperti pertandingan voli kurang memungkinkan untuk dilaksanakan. Pihak paroki berharap kegiatan tersebut dapat kembali digelar pada perayaan tahun berikutnya apabila kondisi cuaca sudah lebih baik.
“Tahun depan mudah-mudahan cuaca baik kita akan sanakan kembali supaya perayaan ulang tahun ini menjadi lebih baik lagi,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, RD. Isnadi menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, pembina, guru, orang tua, ketua lingkungan, serta umat yang telah mendukung rangkaian perayaan HUT dan penerimaan Sakramen Krisma.
Ia juga meminta para orang tua untuk terus mendampingi para penerima Krisma agar mampu bertumbuh sebagai umat Katolik yang dewasa dalam iman.
“Para orang tua yang juga mendampingi mereka. Pendampingan Anda semua juga masih diperlukan supaya mereka dapat menjadi orang Katolik yang dewasa,” katanya.
Menutup sambutannya, RD. Isnadi menyampaikan permohonan maaf apabila selama menjalankan pelayanan terdapat kekurangan. Ia juga memohon doa dan dukungan umat agar pelayanan pastoral di Paroki MRSA semakin baik.
“Kami, saya dengan Romo Patris bersukacita, bergembira bersama Anda yang merayakan ulang tahun dan memohon maaf apabila sepanjang tahun ini dirasa kurang di dalam melayani Anda semua, dirasa ada yang tidak beres atau tidak benar atau dirasa kurang pas di dalam pelayanan kami mohon maaf. Mohon doa dan dukungan semoga setahun yang akan datang mampu melayani umat paroki Maria Ratu Semesta alam dengan baik,” tutup RD. Isnadi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....