Pemkab Sintang Resmikan 22 Proyek Pembangunan di Sejumlah Sektor

  • 23 Agt 2026 14:43 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang - Pemerintah Kabupaten Sintang meresmikan 22 proyek pembangunan daerah tahun anggaran 2025–2026 sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Peresmian dipusatkan di Gedung Instalasi Pemeliharaan Sarana Rumah Sakit (IPSRS) RSUD Ade Mohammad Djoen Sintang, Kamis 20 Agustus 2026.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sintang, Kurniawan, mengatakan 22 proyek yang diresmikan mencakup sejumlah sektor penting, mulai dari kesehatan, pendidikan, infrastruktur jalan dan jembatan, hingga penyediaan air bersih.

"Sebanyak 22 proyek yang diresmikan mencakup berbagai sektor, 6 dinas yang melakukan pembangunan diantaranya RSUD, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perkim dan BPBD," ujar Kurniawan.

Di sektor kesehatan, pembangunan meliputi Gedung Kesehatan IPSRS dan Workshop RSUD Ade Mohammad Djoen Sintang serta dua Puskesmas Pembantu, yakni Pustu Temiang Kapuas di Kecamatan Sepauk dan Pustu Gurung Kempadik di Kecamatan Sungai Tebelian.

Sementara di bidang infrastruktur, Dinas Pekerjaan Umum menyelesaikan peningkatan Jalan SP 2 Buluh Kuning–Nanga Libau di Kecamatan Sepauk dan pembangunan Jembatan Pintas Nanga Lebang di Kecamatan Kelam Permai.

Sektor pendidikan juga mendapat dukungan melalui pembangunan ruang guru SDN 10 Teluk, ruang laboratorium SDN 13 Sungai Kawat, serta ruang laboratorium komputer SMPN 10 Kayan Hilir.

Pembangunan juga menyasar peningkatan akses terhadap air bersih. Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman mengerjakan lima proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) jaringan perpipaan di Desa Sungai Segak, Desa Padung Kumang, Desa Teluk Harapan, Desa Lintang Tambuk, serta pembangunan baru bangunan di Pendopo Bupati Sintang.

Adapun porsi terbesar berada pada sektor penanganan infrastruktur pascabencana. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) merealisasikan sembilan proyek rekonstruksi jembatan di sejumlah wilayah, antara lain Jembatan Sungai Pemunoh, Jembatan Genik menuju Desa Pakak, Jembatan Sungai Jetak, Jembatan RT 02 Dusun 02 Desa Nanga Tebidah, Jembatan Sungai Menuang, Jembatan Sungai Apik Pagi, Jembatan Merah Arai, Jembatan Landau Bara, serta Jembatan Gantung Desa Nanga Payak.

Menurut Kurniawan, peresmian 22 proyek tersebut tidak hanya menjadi bentuk syukur atas selesainya pembangunan, tetapi juga menjadi sarana untuk memperlihatkan hasil kerja pemerintah daerah bersama para pemangku kepentingan kepada masyarakat.

Ia berharap berbagai pembangunan yang telah direalisasikan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, konektivitas antarwilayah, akses pendidikan dan kesehatan, serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di Kabupaten Sintang. (din)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....