Disdikbud Sintang Tekankan Peran Orang Tua Sukseskan Belajar dari Rumah

  • 20 Agt 2026 12:27 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang — Kebijakan belajar dari rumah (BDR) selama kondisi darurat kabut asap di Kabupaten Sintang membutuhkan keterlibatan aktif orang tua.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang, Herkolanus Roni meminta orang tua memastikan anak-anak tetap mengikuti kegiatan pembelajaran dan berada di rumah selama jam sekolah.

BDR diberlakukan bagi peserta didik jenjang PAUD/TK, SD, dan SMP pada 20, 21, 22, dan 24 Agustus 2026 menyusul kondisi kabut asap yang semakin pekat dan kualitas udara yang tidak sehat pada Rabu, 19 Agustus 2026.

Roni mengatakan, keberhasilan BDR tidak hanya ditentukan oleh sekolah dan guru, tetapi juga kedisiplinan peserta didik serta pengawasan orang tua.

“Keberhasilan program ini tergantung daripada kita semua, terutama orang tua memastikan putra putrinya di jam sekolah mereka tidak keluar dari rumah untuk jalan atau kemana," katanya.

Menurutnya, BDR merupakan bentuk perlindungan terhadap anak di tengah kondisi darurat kabut asap, bukan kesempatan untuk meliburkan peserta didik dari kegiatan belajar.

“Pelaksanaan BDR ini bukan sesuatu yang ringan, karena harus ada kerja sama dari Dinas Pendidikan sendiri,” ujar Roni.

Disdikbud Sintang akan melakukan monitoring terhadap pelaksanaan BDR di sekolah-sekolah. Para guru juga tetap diwajibkan menjalankan tugasnya memberikan pembelajaran kepada siswa sesuai jadwal.

Roni mengatakan, dukungan masyarakat juga diperlukan untuk memastikan proses belajar dari rumah benar-benar berlangsung efektif.

“Kita memberikan imbauan kepada seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat, supaya kita bersama-sama menyukseskan sistem pembelajaran dari rumah ini, dalam rangka mengatasi persoalan bencana kabut asap yang ada di Sintang ini," ujarnya.

Lebih lanjut, Roni berharap sinergi antara orang tua, guru, sekolah dan masyarakat dapat membuat kebijakan BDR berjalan optimal, sehingga keselamatan dan kesehatan peserta didik tetap terjaga tanpa mengorbankan keberlangsungan proses pendidikan. (Sta)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....