Pangan Lokal Berpotensi Dukung MBG, Petani Masih Jual lewat Agen

  • 15 Agt 2026 00:42 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) turut mendorong peningkatan permintaan sayuran hasil pertanian lokal di Kabupaten Sintang. Kondisi ini menjadi peluang bagi petani untuk meningkatkan produksi sekaligus pendapatan.

Petani sayur, Erna, mengatakan sejak adanya program MBG, hasil panen yang dibawanya ke pasar selalu habis terjual. Sayuran seperti kacang dapat terjual hingga 50–60 kilogram sekali penjualan, sementara jagung mencapai 30–40 kilogram.

“Sejak ada MBG memang ada peningkatan permintaan sayur. Kalau saya bawa ke pasar itu tidak pernah bersisa, sebanyak apa pun tetap habis diambil agen,” ujar Erna.

Namun, meningkatnya kebutuhan bahan pangan untuk MBG tersebut masih belum dirasakan secara langsung oleh petani sebagai pemasok SPPG. Hingga kini, hasil pertanian masih disalurkan melalui agen di pasar, sementara belum ada dapur SPPG yang mengambil langsung dari petani.

Kondisi tersebut dinilai sangat disayangkan karena pemanfaatan pangan lokal secara langsung dapat menjaga bahan baku MBG tetap segar sekaligus memangkas rantai distribusi. Di sisi lain, pembelian langsung dari petani juga dapat memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat lokal. (din)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....