Pelatihan Eco Enzyme STIKARA Dorong Pemberdayaan Masyarakat Desa Baning Panjang
- 14 Agt 2026 08:23 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang – Pemanfaatan limbah organik menjadi produk yang bernilai guna terus didorong melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat di Desa Baning Panjang, Kabupaten Sintang. Salah satunya melalui kegiatan pelatihan pemanfaatan dan pengemasan Eco Enzyme yang dilaksanakan di Rumah Betang Kedang Betinggi Desa Baning Panjang, Kamis, 6 Agustus 2026.
Kegiatan diikuti kader PKK Desa Baning Panjang dan masyarakat di wilayah Desa Baning Panjang. Pelatihan bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan bahan organik rumah tangga sekaligus membuka peluang pengembangan produk yang dapat memberikan manfaat bagi keluarga dan masyarakat.
Narasumber kegiatan Ria Damayanti memberikan pelatihan mengenai penggunaan dan pemanfaatan Eco Enzyme. Peserta diberikan pemahaman mengenai Eco Enzyme serta bagaimana pemanfaatannya dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Ria Damayanti juga mendorong peserta agar tidak hanya memahami teori, tetapi mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh secara mandiri di lingkungan rumah tangga maupun kelompok PKK.
Selain pelatihan penggunaan Eco Enzyme, peserta juga mendapatkan materi mengenai pengemasan produk Eco Enzyme yang disampaikan oleh Rika Yuanita Pratama. Materi tersebut membahas pentingnya kemasan dalam meningkatkan daya tarik, keamanan, kualitas, serta nilai jual produk.
Rika Yuanita Pratama memberikan pemahaman kepada ibu-ibu PKK mengenai bagaimana menyiapkan kemasan yang lebih menarik dan informatif sehingga produk Eco Enzyme yang dihasilkan nantinya dapat dikembangkan menjadi salah satu produk yang memiliki nilai ekonomi.
Ketua PKK Desa Baning Panjang, Yunika Yasih, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) melalui STIKes Kapuas Raya Sintang yang telah memberikan kontribusi dan pelatihan kepada ibu-ibu PKK dan masyarakat Desa Baning Panjang.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kemendiktisaintek melalui STIKes Kapuas Raya yang telah memberikan kontribusi dan pelatihan Eco Enzyme kepada ibu-ibu PKK dan masyarakat Desa Baning Panjang. Mudah-mudahan kegiatan ini bermanfaat dan dapat meningkatkan penghasilan masyarakat, terutama melalui pemanfaatan potensi dan pangan lokal,” ujar Yunika Yasih.
Menurutnya, kegiatan pemberdayaan seperti ini sangat penting karena memberikan pengetahuan dan keterampilan baru kepada masyarakat. Ia berharap ilmu yang diperoleh dapat diterapkan secara berkelanjutan dan dikembangkan oleh kelompok PKK sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Baning Panjang.
Kegiatan berlangsung dengan antusias. Para peserta aktif mengikuti materi, berdiskusi, serta memperoleh penjelasan mengenai pemanfaatan dan pengemasan Eco Enzyme.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan ibu-ibu PKK dan masyarakat Desa Baning Panjang mampu memanfaatkan potensi yang ada di lingkungan sekitar secara lebih produktif. Selain mendukung pengelolaan lingkungan, pemanfaatan Eco Enzyme diharapkan dapat menjadi bagian dari pengembangan kegiatan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.
“Pelatihan ini menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi melalui program pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kemandirian masyarakat desa. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dikembangkan sehingga memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi masyarakat Desa Baning Panjang,” ucapnya. (Yun/Tin)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....