Stan Kerajinan Khas Dayak Jadi Daya Tarik PGD Sintang 2026

  • 07 Agt 2026 20:27 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang – Pekan Gawai Dayak (PGD) Kabupaten Sintang ke-XIII Tahun 2026 tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga membawa berkah bagi para pelaku usaha kerajinan dan ekonomi kreatif.

Selama pelaksanaan yang berlangsung di Rumah Betang Tampun Juah Sintang pada 29 Juli hingga 2 Agustus 2026, puluhan stan yang menjual aksesori khas Dayak, kerajinan lokal, hingga kuliner tradisional ramai dikunjungi masyarakat.

Salah satu stan yang menjadi perhatian pengunjung adalah milik Lidya Leni yang menawarkan beragam aksesori dan perlengkapan adat Dayak. Berbagai produk seperti ikat kepala, pakaian adat, syal, anting, kalung, peci hingga aksesori khas Dayak lainnya tersedia dengan pilihan yang cukup lengkap.

"Di sini kami menjual banyak aksesori khas Dayak. Ada aksesori kepala, ikat kepala, baju-baju adat, syal, anting, kalung, peci dan aksesori khas Dayak lainnya yang lengkap. Kisaran harganya mulai dari Rp35.000 sampai Rp350.000. Barang yang kami jual ini kami ambil langsung dari para pengrajin," ujar Lidya.

Menurutnya, keikutsertaan dalam Pekan Gawai Dayak Sintang sudah menjadi agenda rutin setiap tahun. Ia sengaja datang untuk ikut memeriahkan salah satu pesta budaya terbesar masyarakat Dayak di Kabupaten Sintang tersebut.

"Kami memang sengaja ke Sintang untuk meramaikan event Pekan Gawai Dayak ini. Kami sudah biasa ikut Gawai setiap tahun. Untuk pengunjung lumayan banyak," katanya.

Lidya mengungkapkan, sejumlah produk menjadi favorit para pembeli selama penyelenggaraan PGD. Di antaranya rompi bermotif Dayak, topi, tas, hingga kalung etnik yang banyak diburu pengunjung.

"Barang yang paling banyak dicari itu rompi, topi, tas-tas, dan kalung. Untuk rompi harganya mulai Rp200.000 sampai Rp350.000, kalau topi sekitar Rp200.000, sedangkan syal Dayak kami jual Rp30.000. Kami tidak memainkan harga, jadi masih terjangkau," ucapnya.

Menurutnya, selain dapat menikmati berbagai pertunjukan budaya, pengunjung juga bisa membawa pulang produk-produk kerajinan khas Dayak sebagai cendera mata sekaligus mendukung para pengrajin lokal.

Keberadaan stan-stan kerajinan seperti ini menjadi salah satu daya tarik tersendiri dalam Pekan Gawai Dayak Kabupaten Sintang. Selain memperkenalkan kekayaan budaya Dayak melalui produk-produk lokal, kegiatan tersebut juga membuka peluang ekonomi bagi para pengrajin dan pelaku UMKM yang ikut ambil bagian dalam perhelatan budaya tahunan tersebut. (Sta)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....