Dua Belas Tahun Dampingi Hak Anak di Sintang,WVI Akhiri Program
- 06 Agt 2026 17:35 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang: Wahana Visi Indonesia (WVI) Area Sintang mengakhiri programnya di Kabupaten Sintang pada Kamis, 6 Agustus 2026.
Program Direktur Wahana Visi Indonesia Eben Ezer Sembiring menyatakan perjalanan panjang kemitraan, pembelajaran dan perubahan yang telah dibangun bersama selama kurang lebih 12 tahun di kabupaten Sintang.
“Kami hadir di Sintang sejak tahun 2013, sudah berjalan bersama dengan masyarakat, pemerintah Kabupaten Sintang, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa dari dua kecamatan dan desa dampingan. Kita sudah melakukan inisiatif yang bertujuan agar setiap anak hidup sehat, memperoleh pendidikan yang berkualitas, terlindungi dari berbagai bentuk kekerasan, serta tumbuh dalam lingkungan yang aman, penuh kasih, dan mendukung perkembangan mereka,” ucap Eben Ezer Sembiring.
Ia meyakini bahwa perubahan yang berkelanjutan hanya dapat teruji jika ada kolaborasi. Selama 12 tahun ini WVI terus mendampingi masayarakat keluarga, dan anak-anak untuk membuat ruang untuk berpartisipasi dalam perubahan yang nyata dapat diwujudkan.

“Kami bersyukur melihat semakin kuatnya kapasitas masyarakat, meningkatnya kepedulian terhadap perlindungan anak, tumbuh kembang kepemimpinan lokal, serta semakin eratnya kolaborasi antar berbagai pihak yang menjawab kebutuhan masyarakat. Berbagai capaian tersebut merupakan hasil kerja keras dan komitmen kita bersama. Ada 10 kelompok kebun gizi yang sudah terbentuk dan juga membantu memastikan ketahanan pangan bagi anak-anak balita di wilayah dampingan kita yang sudah berjalan. Ada tiga desa memiliki komite air. Ada 11 desa dampingan deklarasi ODF. Ada 14 peraturan desa perlindungan anak yang telah disahkan pada sembilan kelompok perlindungan anak terpadu berbasis masyarakat. Ada 15 kelompok pendukung orang tua di sebelas desa dan ada tujuh forum anak di tingkat desa dan satu forum anak di tingkat kecamatan. Ini semua kita capai karena kerja sama dan kolaborasi,” Paparnya.
Ia meyakini masih ada tantangan yang harus dihadapi. Namun pondasi yang telah dibangun selama perjalanan karya program t menjadi modal berharga bagi pemerintah dan masyarakat untuk melanjutkan berbagai upaya pembangunan yang berpihak kepada kesejahteraan anak-anak.
Menurutnya, Penutupan program ini bukanlah akhir dari perubahan. Sebaliknya ini merupakan proses transisi menuju pembangunan oleh kepemimpinan masyarakat dan pemerintah daerah yang semakin kuat dalam memastikan keberlanjutan hasil-hasil pembangunan yang telah dicapai selama kurang lebih 12 tahun.
“Wahana Visi Indonesia yakin setiap anak memiliki nilai potensi dan masa depan yang harus dijaga. Ketika kita harus mendapatkan anak sebagai pembangunan sesungguhnya kita sedang membangun masa depan kabupaten kita yang sejahtera. memastikan anak-anak Kabupaten Sintang sungguh berkembang secara optimal,” tutup Eben Ezer Sembiring. (fik)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....