Warga Baung Sengatap Tuntut Plasma dari Perusahaan

  • 05 Agt 2026 13:27 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang - Ratusan masyarakat Dusun Pedadang Hulu dan Dusun Tanjung Semunti, Desa Baung Sengatap, Kecamatan Ketungau Hilir, mendatangi Balai Praja Kantor Bupati Sintang untuk menyampaikan tuntutan atas hak-hak mereka yang belum dipenuhi perusahaan perkebunan, Selasa, 4 Agustus 2026.

Audiensi diterima langsung Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, didampingi Wakil Bupati Florensius Ronny, Kapolres Sintang AKBP Budi Hartono Sutrisno, Wakil Ketua DPRD Sintang Yohanes Rumpak, Kepala Kesbangpol Abdul Syufriadi, dan jajaran OPD terkait.

Kepala Desa Baung Sengatap, Muryadi, menceritakan kronologis permasalahan yang sudah berlangsung sejak 1998. Saat perusahaan pertama masuk, terdapat kesepakatan bahwa masyarakat akan mendapatkan kebun plasma, pembangunan rumah berukuran 4x6 meter, dan fasilitas umum lainnya. Namun seluruh janji tersebut tidak pernah ditepati hingga kini, bahkan setelah perusahaan berganti kepemilikan hingga empat kali. Perusahaan yang kini mengelola perkebunan di wilayah tersebut adalah PT SNIP.

"Dari 1998, plasma tidak pernah diberikan kepada masyarakat. Masyarakat sudah dua tahun ini berjuang menuntut haknya. Ada kebun yang seharusnya plasma, tapi sudah atas nama perusahaan lain. Kebun plasma itu yang dituntut masyarakat supaya diserahkan kepada masyarakat," terang Muryadi.

Ia juga mengungkapkan adanya ketimpangan yang dirasakan warga selama puluhan tahun keberadaan perusahaan di desa mereka.

"Kondisi sekarang, perusahaan menjadi kaya, masyarakat menjadi miskin. Ada juga perlakuan tidak baik dari perusahaan kepada masyarakat yang bekerja di sana. Kami berharap Pemkab Sintang membantu menyelesaikan masalah ini, seharusnya perusahaan jadi kaya, masyarakat jadi sejahtera," tegasnya.

Masyarakat berharap pemerintah daerah dapat mengambil langkah nyata agar hak-hak mereka yang tertunda selama puluhan tahun segera terpenuhi. (Arf)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....