Stasiun Klimatologi Kalbar Adakan SLI Tematik Tingkatkan Literasi Iklim

  • 24 Jul 2026 10:17 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang - Stasiun Klimatologi Kalimantan Barat menggelar Sekolah Lapang Iklim (SLI) Tematik bertema "Penguatan Literasi Iklim untuk Mendukung Ketahanan Pangan Kalimantan Barat" di Aula Serbaguna Gereja Katolik Paroki Santo Martinus, Desa Kebong, Kecamatan Kelam Permai, Kabupaten Sintang pada Kamis, 23 Juli 2026.

Kegiatan ini diikuti sebanyak 55 peserta yang berasal dari berbagai unsur masyarakat. Sekolah Lapang Iklim bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai informasi iklim agar dapat dimanfaatkan dalam mendukung sektor pertanian dan menjaga ketahanan pangan di daerah.

Acara dihadiri Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sintang Yohanes Rumpak, Anggota DPRD Kabupaten Sintang Wardianus, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Sintang Lili Suryani, Direktur Layanan Iklim Terapan BMKG Pusat Dr. Marjuki, M.Si., serta sejumlah pejabat BMKG dan pemerintah daerah.

Turut hadir Koordinator UPT BMKG Provinsi Kalimantan Barat, para Kepala Stasiun Meteorologi se-Kalimantan Barat, Camat Kelam Permai, unsur TNI-Polri, kepala desa, penyuluh pertanian, serta Pastor Paroki Santo Martinus RD. F. Abong, Pr yang menyediakan lokasi pelaksanaan kegiatan.

Melalui Sekolah Lapang Iklim Tematik ini, BMKG berharap masyarakat semakin memahami informasi cuaca dan iklim sehingga mampu mengambil keputusan yang tepat dalam kegiatan pertanian, mengurangi risiko gagal panen, serta memperkuat ketahanan pangan di Kalimantan Barat.

Kepala Stasiun Klimatologi Kalimantan Barat, Bernardus Daniel, mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya memperkuat literasi iklim bagi petani dan masyarakat agar mampu memanfaatkan informasi cuaca sebagai dasar dalam menentukan strategi bercocok tanam.

"Sekolah Lapang Iklim atau SLI merupakan salah satu tugas dan amanat Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pembinaan peran serta masyarakat dalam kegiatan meteorologi, klimatologi, dan geofisika. Selama ini BMKG telah menghasilkan berbagai produk informasi cuaca dan iklim yang disebarluaskan kepada masyarakat melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) BMKG secara aktif. Sejalan dengan tujuan tersebut, Stasiun Klimatologi Kalimantan Barat sejak tahun 2012 secara konsisten menyelenggarakan Sekolah Lapang Iklim di berbagai wilayah di Kalimantan Barat. Hingga saat ini, kegiatan tersebut telah menghasilkan sebanyak 1.227 alumni. Pada tahun 2026, Sekolah Lapang Iklim Tematik mengusung tema 'Penguatan Literasi Iklim untuk Mendukung Ketahanan Pangan Kalimantan Barat' sebagai upaya meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap informasi iklim untuk mendukung sektor pertanian dan ketahanan pangan," ucap Daniel.

Ia menambahkan, penyelenggaraan Sekolah Lapang Iklim juga merupakan bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional melalui kolaborasi antara BMKG, penyuluh pertanian, dan pemerintah daerah. Melalui kegiatan ini, peserta dibekali pemahaman mengenai pemanfaatan informasi iklim sehingga diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus meminimalkan risiko gagal panen akibat perubahan cuaca yang tidak menentu.

"Tujuan lain diadakan kegiatan SLI ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan informasi iklim untuk menunjang kegiatan-kegiatan masyarakat. Sehingga informasi yang diperoleh dapat diimplementasikan untuk mendukung ketahanan pangan terutama untuk wilayah Kabupaten Sintang," jelas Daniel.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....