Tekan Etika Digital, Diskominfo Sintang Bekali Peserta MPLS SMK Kesehatan Kapuas

  • 24 Jul 2026 10:16 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang - Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sintang, Igor Nugroho, memberikan pembekalan literasi digital kepada para pelajar dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah di Aula SMK Kesehatan Kapuas Raya. Mengusung tema bahasan "Sopan dan Santun Bermedia Digital", kegiatan ini bertujuan untuk membentuk karakter pelajar agar mampu memanfaatkan teknologi informasi secara bijak, kritis, dan bertanggung jawab sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.

Dalam pemaparannya, Kadis Kominfo menekankan pentingnya menjaga adab dan kesantunan saat berinteraksi di ruang maya. Ia mengimbau para siswa untuk selalu menjaga etika berbahasa, menghargai karya orang lain dengan menghindari plagiarisme, serta membudayakan verifikasi fakta guna menyaring kebenaran informasi sebelum membagikannya. Selain itu, ia juga menyoroti penggunaan teknologi Kecerdasan Buatan yang sangat bermanfaat untuk menunjang edukasi dan kreativitas, namun menuntut kehati-hatian agar tidak disalahgunakan untuk manipulasi data atau visual.

"Diruang maya saat ini diharapkan kita dapat menyaring kebenaran informasi sebelum membagikannya, selain itu kita juga harus hati-hati dengan teknologi kecerdasan buatan atau yang kita kenal dengan AI, agar tidak disalahgunakan," ujarnya.

Lebih lanjut, agenda ini juga memberikan edukasi komprehensif mengenai berbagai risiko siber yang rentan menyasar kalangan remaja. Beberapa ancaman yang menjadi sorotan meliputi perundungan siber, penipuan daring (phising), pencurian data, penyebaran berita bohong, hingga masalah kesehatan mental akibat kecanduan gawai. Seluruh aktivitas publik di ruang digital diawasi oleh payung hukum Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, yang memuat sanksi tegas berupa denda hingga pidana penjara bagi pelanggarnya.

Sebagai langkah pencegahan, Kepala Diskominfo Sintang tersebut mengingatkan pentingnya perlindungan privasi dan keamanan akun media sosial pribadi. Para peserta MPLS secara tegas diinstruksikan untuk tidak pernah membagikan data sensitif seperti kata sandi atau kode OTP kepada pihak mana pun, rutin memperbarui kata sandi dengan kombinasi yang kuat, dan menghindari tautan yang mencurigakan.

Melalui pembekalan literasi ini, diharapkan siswa-siswi SMK Kesehatan Kapuas Raya dapat menjadi agen yang berpartisipasi dalam menciptakan ekosistem digital yang positif, aman, dan produktif. (ril/din)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....