Muslimat NU Ketungau Hilir Resmi Dilantik di Rangkai Pengajian Akbar
- 23 Jul 2026 09:58 WIB
- Sintang
RRI.CO.ID., Sintang- Pengajian Akbar dan Pelantikan Pengurus PAC Muslimat NU Kecamatan Ketungau Hilir digelar di Masjid Jami Baitul Ma’ruf, Desa Semajau Mekar, Minggu 19 Juli 2026. Kegiatan tersebut mengusung tema “Muslimat NU Berkibar Menjaga Tradisi Mengaji dan Bersholawat” dengan rangkaian acara keagamaan dan pelantikan kepengurusan baru.
Acara diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, sholawat Nabi, serta menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Muslimat NU, dan Syubbanul Wathon. Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran pengurus NU, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta masyarakat dan jamaah Muslimat NU.
Ketua PC Muslimat NU Sintang, Bunyai Nurul Fadilah, M.Pd, melantik langsung pengurus PAC Muslimat NU Ketungau Hilir yang diketuai oleh Nurma Nita, S.Pd.I. Dalam sambutannya, Bunyai menyampaikan ucapan selamat kepada ketua dan seluruh pengurus yang telah dilantik serta mengingatkan adanya tanggung jawab besar dalam menjalankan program-program Muslimat NU.
"Setelah dilantik tentunya ada tanggung jawab yang menanti, yaitu melaksanakan program-program Muslimat NU. Salah satunya adalah Mustika Mesem, Muslimat Cantik Mengentaskan Kemiskinan Ekstrem," ujar Bunyai Nurul Fadilah.
Ia menjelaskan, program Mustika Mesem menjadi salah satu bentuk kepedulian Muslimat NU terhadap kondisi sosial masyarakat. Bunyai juga mendorong pengurus dan jamaah Muslimat NU Ketungau Hilir untuk ikut berperan membantu mengatasi persoalan stunting yang masih menjadi perhatian di wilayah tersebut.
Bunyai menyampaikan, sesuai arahan Camat Ketungau Hilir, angka stunting di wilayah itu masih cukup tinggi sehingga Muslimat NU diminta berkontribusi melalui gerakan sederhana. Salah satunya dengan membawa minimal satu butir telur rebus setiap pengajian untuk kemudian disalurkan kepada warga yang membutuhkan.
Selain itu, Muslimat NU juga menjalankan program jimpitan beras sebagai bentuk kepedulian sosial. Melalui program tersebut, jamaah diminta menyisihkan sedikit beras setiap kali memasak untuk dikumpulkan dan dibagikan kepada masyarakat sekitar yang masih mengalami kekurangan.
Bunyai menegaskan, program utama Muslimat NU tetap berada pada bidang keagamaan, khususnya menjaga tradisi mengaji dan bersholawat. Namun, kegiatan keagamaan tersebut tetap berjalan beriringan dengan kepedulian sosial sebagai bentuk penerapan nilai hablum minannas atau hubungan baik antarsesama manusia.
Kegiatan Pengajian Akbar dan Pelantikan PAC Muslimat NU Ketungau Hilir tersebut mendapat dukungan dari berbagai pihak. Kehadiran peserta juga cukup besar, dengan dukungan rombongan dari berbagai wilayah, di antaranya empat truk personel dari Sintang, satu mobil dari Sungai Tebelian, serta sebelas mobil dari Binjai Hulu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....