Dorong Inovasi Daerah Berbasis Kolaborasi dan Konservasi melalui SIC

  • 15 Jul 2026 14:45 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang, Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) meluncurkan Sintang Innovation Challenge (SIC) sebagai wadah untuk memperkuat budaya inovasi sekaligus membangun ekosistem inovasi daerah yang terintegrasi.

Kepala Brida Kabupaten Sintang Deddy Irawan mengatakan, Program ini mempertemukan pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, masyarakat, dan mitra pembangunan dalam mengembangkan solusi inovatif yang siap diimplementasikan dan memberikan manfaat nyata bagi daerah.

Sintang memiliki kekayaan sumber daya alam dan bentang alam yang menjadi modal strategis untuk mewujudkan pembangunan yang berdaya saing dan berkelanjutan. Potensi tersebut menjadi fondasi bagi lahirnya berbagai inovasi yang mampu menciptakan nilai tambah ekonomi, memperkuat kesejahteraan masyarakat, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan,” ungkapnya dalam acara lonching Sintang Innovation Challenge di Pendopo rumah jabatan Bupati Sintang , rabu (15/7/2026).

Dedy berharap, SIC melahirkan inovasi yang meningkatkan nilai tambah sumber daya lokal serta membuka peluang ekonomi hijau yang berkelanjutan. Program ini juga menjadi skema insentif konservasi dengan mendorong lahirnya inovasi yang menghadirkan manfaat ekonomi seiring dengan terjaganya bentang alam dan kawasan bernilai konservasi tinggi.

“Pelaksanaan SIC menjadi momentum penting dalam menyongsong Festival Lestari VI sebagai ajang untuk menampilkan inovasi, produk unggulan, serta kolaborasi multipihak Kabupaten Sintang kepada mitra, investor, dan publik yang lebih luas,’ tambahnya.

Menurut Deddy, Sintang Innovation Challenge bukan sekadar mencari ide terbaik, tetapi membangun gerakan kolaborasi untuk menghadirkan inovasi yang meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga keberlanjutan bentang alam Kabupaten Sintang. (fik)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....