Perlu Dana Besar, DLH Sintang Harapkan Dukungan CSR untuk TPA Sanitary Landfill

  • 13 Jul 2026 19:58 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang – Meski Pemerintah Kabupaten Sintang telah menyiapkan anggaran sebesar Rp1,5 miliar, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sintang masih membutuhkan tambahan pendanaan agar pembangunan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sanitary Landfill di Nenak Km 7 dapat memenuhi seluruh standar yang ditetapkan pemerintah pusat.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sintang, Siti Musrikah, menyampaikan kebutuhan anggaran keseluruhan mencapai sekitar Rp6 miliar, termasuk pembangunan berbagai fasilitas pendukung seperti sumur lindi dan infrastruktur lain yang menjadi syarat operasional Sanitary Landfill.

"Selain dana Rp1,5 miliar yang disiapkan Pemkab Sintang, kami juga masih mengharapkan adanya CSR, karena sebenarnya anggaran kita lebih dari itu. Yang kita butuhkan untuk sampai sumur lindinya, evalnya, sesuai standar semua itu, rincian awal kita sampai Rp6 miliar," ujarnya dalam Rapat Pembahasan Rencana Pembangunan TPA Sanitary Landfill di Pendopo Bupati Sintang, Senin, 13 Juli 2026.

Namun hingga kini dukungan dari program Corporate Social Responsibility (CSR) belum juga terealisasi. Meski demikian, DLH memastikan pekerjaan tidak akan berhenti menunggu bantuan tersebut.

"Tapi sampai hari ini juga belum ada CSR-nya, tapi kami tidak bisa berpangku tangan menunggu waktu yang sampai deadline, karena nanti yang kena sanksi pidana-nya kita juga," ucapnya.

Siti menjelaskan, anggaran yang telah tersedia akan difokuskan untuk pekerjaan paling mendesak, seperti pembangunan akses jalan menuju lokasi Sanitary Landfill, pemasangan geomembran, penataan area penimbunan, serta penyediaan jalur putar kendaraan operasional.

Melalui dukungan anggaran pemerintah daerah dan harapan adanya tambahan bantuan CSR, Pemkab Sintang optimistis transformasi pengelolaan sampah dapat terus berjalan sehingga TPA Nenak memenuhi standar lingkungan sekaligus mengurangi dampak pencemaran di masa mendatang. (Sta)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....