Disdikbud Sintang Tegaskan MPLS Bebas Perpeloncoan

  • 13 Jul 2026 20:04 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang menegaskan seluruh satuan pendidikan dilarang melakukan perpeloncoan dalam bentuk apa pun selama pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Kegiatan pengenalan sekolah harus difokuskan pada proses adaptasi peserta didik baru agar merasa nyaman di lingkungan sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang, Herkolanus Roni, mengatakan tujuan utama MPLS adalah memperkenalkan lingkungan sekolah kepada peserta didik baru, mulai dari ruang belajar, tenaga pendidik hingga teman-teman sekelasnya.

"MPLS itu sebenarnya adalah ketika siswa akan masuk, mereka akan tahu sekolah ini seperti apa, lalu kemudian dimana kelasnya, dimana kantor dewan guru, siapa-siapa gurunya, siapa-siapa saja seniornya, atau kakak-kakak kelasnya, bukan senior ya kakak-kakak kelas," ujarnya, Senin, 13 Juli 2026.

Menurut Roni, tidak ada lagi ruang bagi praktik perpeloncoan yang selama ini identik dengan kegiatan orientasi sekolah pada masa lalu. Seluruh sekolah telah diingatkan agar menjalankan MPLS sesuai aturan yang berlaku.

"Kita sangat tegas tidak ada lagi perpeloncoan. Jadi saya sudah sampaikan kepada seluruh jajaran yang saya pimpin, tidak ada lagi istilah yang dulunya OSPEK, perpeloncoan atau apa, tidak ada lagi," kata Roni.

Ia menegaskan, pengenalan lingkungan sekolah cukup dilakukan dengan memperkenalkan fasilitas sekolah, para guru, tenaga administrasi, serta teman-teman baru sehingga peserta didik dapat beradaptasi dengan baik.

"Pengenalan sekolah betul-betul, dia mengenali lingkungan sekolahnya, dia mengenali saudara-saudara barunya di sekolah itu, dia mengenali para pendidiknya, termasuk juga staf administrasi di sekolah. Itu saja. Tidak lebih dari itu," tuturnya.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang berharap seluruh sekolah dapat melaksanakan MPLS secara edukatif, menyenangkan, dan bebas dari segala bentuk intimidasi sehingga peserta didik baru dapat memulai tahun ajaran dengan rasa aman dan percaya diri. (Sta)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....