Perbaikan Boiler PLTU Tuntas, Listrik Kalbar Kembali Normal

  • 13 Jul 2026 07:15 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang - Setelah sempat mengalami krisis daya yang memicu pemadaman bergilir, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Kalimantan Barat akhirnya membawa angin segar. Pihak PLN memastikan bahwa Sistem Kelistrikan di wilayah Kalimantan Barat saat ini telah berangsur pulih dan normal.

General Manager PT PLN (Persero) UID Kalimantan Barat, Maria G.I. Gunawan, melalui keterangan resminya menyampaikan bahwa pemulihan ini dapat dicapai setelah tim teknis berhasil menyelesaikan perbaikan pada unit Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). Ia mengungkapkan, gangguan kelistrikan yang terjadi beberapa waktu terakhir dipicu oleh adanya kendala kebocoran pada boiler mesin pembangkit tersebut.

"Seiring dengan membaiknya kemampuan pasok daya, maka manajemen beban secara terbatas dan terukur yang berdampak pada pemadaman aliran listrik pelanggan sudah tidak diberlakukan lagi," tegas Maria dalam rilis tertulisnya.

Sebagai langkah preventif ke depannya, pihak PLN berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan secara intensif terhadap seluruh kondisi sistem dan infrastruktur kelistrikan. Hal ini dilakukan guna meningkatkan dan menjaga keandalan pasokan listrik bagi masyarakat luas.

Meski sistem secara umum telah normal, PLN menyadari potensi gangguan lokal masih bisa terjadi. Oleh karena itu, apabila masyarakat masih mengalami kendala kelistrikan di wilayah masing-masing, PLN mengimbau agar pelanggan segera melapor melalui aplikasi PLN Mobile atau menghubungi Contact Center PLN di nomor 123 agar petugas dapat segera turun tangan.

Menutup pernyataannya, manajemen PLN UID Kalbar menyampaikan permohonan maaf sekaligus ucapan terima kasih kepada seluruh pelanggan, pemerintah daerah, insan media, dan para pemangku kepentingan. Kesabaran dan dukungan dari berbagai pihak dinilai sangat membantu PLN selama proses pemulihan sistem kelistrikan berlangsung. (Ril/Arf)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....